OPTIMALISASI PENATAAN ARSIP INAKTIF PADA SUBBAGIAN ADMINISTRASI UMUM DI POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN DUMAI
DOI:
https://doi.org/10.15578/jp.v8i1.11522Kata Kunci:
, Kerasipan, Arsip Inaktif, Politeknik Kelautan dan Perikanan DumaiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengimplementasikan sistem penataan arsip inaktif merujuk kepada peraturan yang berlaku. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Pemilihan isu masalah dengan menggunakan metode USG terkait pengelolaan arsip inaktif di unit Subbagian Umum Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai dengan tingkat prioritas penyelesaian tinggi. Adapun isu masalah yang diangkat berdasarkan penilaian tersebut adalah belum optimalnya penataan arsip inaktif pada Subbagian Administrasi Umum Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai. Permasalahan tersebut disebabkan oleh banyak faktor diantaranya yaitu: ketidaktahuan petugas akan sistem pengarsipan yang baik dan benar, penggunaan aplikasi yang belum terimplemenasi secara menyuluh, dan keterbatasan sarana prasarana yang ada di Politeknik KP Dumai dalam mendukung sistem pengarsipan yang baik dan benar. Adapun solusi pemecahan isu tersebut adalah optimalisasi penataan arsip inaktif melalui digitalisasi arsip. Kegiatan pemecahan masalah tersebut dibagi menjadi beberapa tahapan
This study aims to identify and implement an inactive archive management system in accordance with applicable regulations. The method in this research is a descriptive qualitative method with a case study approach. Data collection techniques used in this study were structured interviews, nonparticipant observation, and documentation. selection of problem issues using the USG method related to inactive archive management in the Dumai Marine and Fisheries Polytechnic General Subdivision unit with a high priority level for completion. The issues raised based on this assessment were the inactive archive arrangement in the General Administration Subdivision of the Dumai Marine and Fisheries Polytechnic. These problems are caused by many factors including: ignorance of officers about a good and correct filing system, the use of applications that have not been implemented properly, and limited infrastructure facilities at the KP Dumai Polytechnic in supporting a good and correct filing system. The solution to solving this issue is optimizing the arrangement of inactive archives through digitizing archives
Referensi
ANRI. (2011). Arsip Nasional Republik Indonesia Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia.
ANRI. (2013). SOP AP Penataan Arsip Inaktif Tidak Teratur di Pusat Arsip_Bagian Arsip.
https://kbbi.web.id/isu diakses pada 19 April 2022 pada jam 13.16
Kelautan dan Perikanan, K. (2021). Permen KP Nomor 9 Tahun 2021 tentang Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi, dan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. In Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Sukardi. (2018). Metode Penelitian Pendidikan, Kompetensi dan Praktiknya (Edisi Revi). Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=gJo_EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=related:4tCfRg6DQQsJ:scholar.google.com/&ots=w1qKPNHzr-&sig=xXQEsuALbagT5wy5hazDxnVAdxo&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Sulistyo Basuki. 2006. Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Satra.
UU NO 43. (2009). Law of The Republic of Indonesia Number 43 of 2009 on Records.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang artikelnya diterbitkan di Jurnal Pari menyetujui ketentuan berikut:
(1) Hak cipta atas artikel yang diterbitkan akan dialihkan kepada jurnal selaku penerbit naskah. Oleh karena itu, penulis menegaskan bahwa hak cipta telah dikelola oleh penerbit.
(2) Penerbit Jurnal Pari adalah Sekretariat Badan Penyuluhan dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan.
(3) Hak cipta mengikuti Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, mengadaptasi — mencampur, mengubah, dan membuat atas materi.