PENERAPAN METODE FMEA DALAM PERAWATAN MESIN PENDINGIN KAPAL PENANGKAP IKAN (STUDI KASUS : KM. SINAR BAYU UTAMA)

Authors

  • Henry Iskandar Madyantoro Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung
  • Ahmad Adib Politeknik KP Dumai
  • Rizqi Ilmal Yaqin Politeknik KP Dumai
  • Juniawan Preston Siahaan Politeknik KP Dumai
  • Barokah Barokah Politeknik KP Bitung

DOI:

https://doi.org/10.15578/aj.v4i1.11349

Keywords:

FMEA, Mesin Pendingin, Pemeliharaan Preventif, Pemeliharaan Korektif

Abstract

Mesin pendingin pada kapal penangkap ikan beroperasi selama 24 jam untuk menjamin mutu hasil tangkapan. Perawatan adalah aktivitas yang tidak dapat dihindari agar kegagalan mesin pendingin tidak mudah terjadi.Penggunaan FMEA dapat digunakan mengidentifikasi peluang  terjadinya  kegagalan pada mesin pendingin pada kapal penangkap ikan, sehingga dapat menurunkan risiko dan efek yang terjadi pada setiap kegagalan pada  mesin pendingin serta dapat memilih strategi dalam pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi perawatan komponen mesin pendingin dengan menggunakan metode FMEA. Mesin pendingin yang digunakan yaitu pada kapal penangkap ikan KM Sinar Bayu. FMEA dari wawancara berdsarkan parameter S, O dan D kemudian dianalisa sehingga didapatkan nilai RPN. Identifikasi komponen yang didapatkan yaitu kompresor, oil separator, kondensor, air drier, katup ekspansi dan evaporator. Berdasarkan nilai RPN nya komponen mesin pendingin yang harus di perhatikan perawatannya yaitu Evaporator dengan nilai RPN 224. Sedangkan strategi pemeliharaan komponen mesin pendingin menggunakan strategi pemeliharaan preventif dan korektif. Komponen yang menggunakan strategi pemeliharaan preventif yaitu Evaporator dan Filter Drier. Sedangkan komponen kompresor, kondensor, katup ekspansi dan oil separator menggunakan strategi pemeliharaan korektif.

References

Al Hasbi, G., Budiarto, U., & Amiruddin, W. (2016). Analisa Unjuk Kerja Desain Sistem Refrigerasi Kompresi Uap Pada Kapal Ikan Ukuran 5 GT Di Wilayah Rembang. Jurnal Teknik Perkapalan, 4(4).

Andiyanto, S., Sutrisno, A., & Punuhsingon, C. (2017). Penerapan Metode Fmea (Failure Mode and Effect Analysis) Untuk Kuantifikasi Dan Pencegahan Resiko Akibat Terjadinya Lean Waste. Jurnal Online Poros Teknik Mesin, 6(1), 45–57.

Balaraju, J., Raj, M. G., & Murthy, C. S. (2019). Fuzzy-FMEA risk evaluation approach for LHD machine-A case study. Journal of Sustainable Mining, 18(4), 257–268. https://doi.org/10.1016/j.jsm.2019.08.002

Cahyono, M. D., Achmadi, F., & Sari, N. Y. (2021). Analisis Kegiatan Perawatan Dengan Menggunakan Metode RCM Dan OMMP Pada Perusahaan PT. XYZ. Tekmapro, 16(1), 48–58.

Dalimunthe, M. S., Amiruddin, W., & Budi, A. W. (2018). Analisa Teknis Kekuatan Kontruksi Akibat Penggantian Alat Tangkap Dan Nilai Ekonomisnya. Jurnal Teknik Perkapalan, 6(1), 242. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval

Dwisetiono, & Asmara, R. G. E. (2022). Analisa Kegagalan Sistem Bahan Bakar Kapal Dengan Menggunakan Metode Preliminary Hazard Analysis (PHA) Dan Fault Tree Analysis (FTA). Hexagon, 3(1), 34–39.

Haryadi, S. (2020). Analisa Pengaruh Pemeliharaan Terhadap Kinerja Sistem Pendingin Refrigerasi Kapal. Jurnal Sains Teknologi Transportasi Maritim, 2(1), 30–35.

Poernomo, H., Teknik Permesinan Kapal, J., & Perkapalan Negeri Surabaya, P. (2015). Analisis Karakteristik Unjuk Kerja Sistem Pendingin (Air Conditioning) Yang Menggunakan Freon R-22 Berdasarkan Pada Variasi Putaran Kipas Pendingin Kondensor. KAPAL, 12(1), 1–8.

Priharanto, Y. E., Latif, M. Z., & Saputra, R. S. H. (2017). Penilaian Risiko pada Mesin Pendingin di Kapal Penangkap Ikan Dengan Pendekatan FMEA. Jurnal Airaha, 6(1), 24–32. https://doi.org/10.15578/ja.v6i1.86

Puthillath, B., & Sasikumar, R. (2012). Selection of Maintenance Strategy Using Failure Mode Effect and Criticality Analysis. International Journal of Engineering and Innovative Technology (IJEIT), 1(6), 73–79.

Sahoo, T., Sarkar, P. K., & Sarkar, A. K. (2014). Maintenance Optimization for Critical Equipments in process industries based on FMECA Method. International Journal of Engineering and Innovative Technology (IJEIT), 3(10), 107–112.

Setiawan, I. (2014). FMEA Sebagai Alat Analisa Risiko Moda Kegagalan Pada Magnetic Force Welding Machine ME-27. PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir, 7(13), 31–41.

Situngkir, D. I., Gultom, G., & Tambunan, D. R. S. (2019). Pengaplikasian FMEA untuk Mendukung Pemilihan Strategi Pemeliharaan pada Paper Machine. Flywheel : Jurnal Teknik Mesin, 5(2), 1–5.

Susilo, A., Rohimat, R. I., & Husniah, H. (2019). Analisis Kegagalan Operasional Mesin Chiller dengan Metoda FTA dan FMEA Chiller Machine Operational Failure Analysis with The FTA and FMEA Methods. Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 2(3). http://jurnal.um-palembang.ac.id/index.php/integrasi

Syarifudin, A., & Putra, J. T. (2021). Analisa Risiko Kegagalan Komponen Pada Excavator Komatsu 150lc Dengan Metode FTA Dan FMEA Di PT. XY. Jurnal InTent, 4(2), 99–109.

Yaqin, R. I., Zamri, Z. Z., Siahaan, J. P., Priharanto, Y. E., Alirejo, M. S., & Umar, M. L. (2020). Pendekatan FMEA dalam Analisa Risiko Perawatan Sistem Bahan Bakar Mesin Induk: Studi Kasus di KM. Sidomulyo. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 9(3), 189–200. https://doi.org/10.26593/jrsi.v9i3.4075.189-200

Downloads

Published

2022-04-28

Issue

Section

Articles