INDIKATOR PENYUSUTAN SUMBER DAYA IKAN PELAGIS KECIL DI LAUT JAWA DAN SEKITARNYA

Authors

  • Suherman Banon Atmaja Balai Riset Perikanan Laut, Muara Baru-Jakarta
  • Duto Nugroho Balai Riset Perikanan Laut, Muara Baru-Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.15578/bawal.1.1.2006.37-41

Keywords:

penangkapan, sumber daya ikan, pelagis kecll, Laut Jawa

Abstract

Sumber daya ikan pelagis telah lama dieksploitasi oleh berbagai macam alat mulai dari alat tangkap payang, pukat cincin, pukat cincin yang dilengkapi dengan lampu sorot. Motorisasi perikanan tradisional dan substitusi alat tangkap telah menyebabkan crowding etfect- Status perikanan pelagb kecil telah melampaui
MYS. Semakin berkembangnya pukat cincin dengan penggunaan lampu sorot dan mesin yang lebih besar, sejak tahun 1998 pengusaha pukat cincin cenderung mengurangi kapasitas kapal, namufl penggunaan lampu sorot semakin meningkat. Dengan demikian, waktu pencarian gerombolan ikan lebih lama, sebagai indikator biomassa telah mengalami penyusutan. Telah terjadi kompetisi spesies ikan pelagis, penurunan hasil tangkapan terhadap populasi ikan akan direspon dengan cepat pulihhya biomassa ikan pelagis kecil dan nelayan akan merespon perubahan alat tangkap. Perlu kehati-hatian dalam memberikan perizinan, hari memperhitungkan dinamika usaha perikanan yaitu bagaimana nelayan akan merespon kondisi stok yang
menurun.

Downloads

Published

2017-02-16