Struktur Komunitas Mangrove di Ekowisata Mangrove Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkn.v17i3.11210Keywords:
Ekosistem Mangrove, Struktur Komunitas, Desa Lembung, Kecamatan GalisAbstract
Ekosistem tumbuhan mangrove merupakan tumbuhan yang membentuk komunitas di daerah yang terkena aktivitas pasang surut, tumbuhan mangrove juga bagian dari ekosistem pesisir dengan ciri khasnya yang unik dan memiliki berbagai macam potensi. Vegetasi hutan mangrove di kawasan Indonesia mempunyai keanekaragaman jenis yang tinggi, dengan jumlah jenis sebanyak 202. Jenis mangrove tersebut meliputi 89 jenis pohon, 5 jenis palem, 14 jenis liana, 44 spesies epifit dan 1 jenis sikas. Pentingnya peranan ekosistem mangrove menjadikan acuan dilakukannya penelitian dengan tujuan mengetahui struktur komunitas dan indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi mangrove di kawasan Ekowista Mangrove Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Penelitian dilakukan pada 25 September 2021 sampai 10 Oktober 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode transek dengan zona stratifikasi. Data yang diperoleh dianalisa dengan cara menghitung Kerapatan jenis (Ki), Kerapatan relatif jenis (RDi), Frekuensi jenis (Fi), Frekuensi relatif (RFi), Penutupan jenis (Ci), Penutupan relatif (RCi) Serta Indeks nilai penting (INP). INP tertinggi tingkat pohon terdapat pada mangrove jenis Rhizophora mucronata dengan nilai 132,52%, tingkat pancang terdapat pada mangrove jenis Rhizophora mucronata dengan nilai 100%, tingkat semai terdapat pada mangrove jenis Rhizophora mucronata dengan nilai 106,52%. Hasil analisis menunjukkan INP tertinggi tingkat pohon, pancang dan semai terdapat pada mangrove jenis Rhizophora mucronata. Indeks keanekaragaman rendah pada stasiun I (1,00) dan sedang pada stasiun II (1,32) dan III (1,25), Indeks keseragaman sedang pada stasiun I (0,72) dan tinggi pada stasiun II (0,95) dan III (0,90), dan Indeks dominansi rendah pada setiap stasiun yaitu stasiun I (0,39), stasiun II (0,28) dan stasiun III (0,33).References
Agustini, N. T., Ta’alidin, Z., & Purnama, D. (2016). Struktur Komunitas Mangrove Di Desa Kahyapu Pulau Enggano. Jurnal Enggano, 1(1), 19–31. https://doi.org/10.31186/jenggano.1.1.19-31
Akhrianti, I., Franto, F., Nurtjahya, E., & Syari, I. A. (2021). Struktur Komunitas Vegetasi Mangrove Di Pesisir Utara Pulau Mendanau Dan Pulau Batu Dinding, Kecamatan Selat Nasik Kabupaten Belitung. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 12(1), 13–23. https://doi.org/10.33019/akuatik.v12i1.856
Amalia, F., Yuliani, & Indah, N. K. (2016). Keanekaragaman Tumbuhan Mangrove di Kawasan Pantai Tengket, Bangkalan-Madura. LenteraBio, 5(1), 20–24.
Babo, P. P., Sondak, C. F. A., Paulus, J. J. H., Schaduw, J. N., Angmalisang, P. A., & Wantasen, A. S. (2020). Struktur Komunitas Mangrove Di Desa Bone Baru, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 8(2), 92. https://doi.org/10.35800/jplt.8.2.2020.29951
Daindo Milla, D. A. S. (2017). Potensi Pemanfaatan Ekosistem Pesisir Pantai Labuhan Haji Lombok Timur Sebagai Daerah Ekowisata. Jurnal Biologi Tropis, 17(1). https://doi.org/10.29303/jbt.v17i1.388
Dewiyanti, I., Karina, S., & Parmadi, E. H. (2016). Indeks nilai penting vegetasi mangrove di kawasan Kuala IDI, Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Dan Perikanan Unsyiah, 1(1), 82-95.
Nurdiansah, D., & Dharmawan, I W. E. (2021). Struktur Dan Kondisi Kesehatan Komunitas Mangrove Di Pulau Middleburg-Miossu, Papua Barat. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 13(1), 81–96. https://doi.org/10.29244/jitkt.v13i1.34484
Febriawan, E. N., Pratomo, A., & Zulfikar, A. (2014). Jenis dan Karakteristik Sedimen di Daerah Mangrove Perairan Teluk Antang Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas. Jurnal Elektronik, 1(1), 14-30.
Indriyanto. (2006). Ekologi Hutan. PT. Bumi Aksara, Jakarta.
Hamzah, S. F., Hamdani, H., Astuty, S., Ismail, M. R., & Komunitas, S. (2022). Hutan Mangrove Pandansari, Brebes , Jawa Tengah Makrozoobenthos Community Structure In The Ecotourism. 1–12.
Muhsoni, F. F. (2020). Karakteristik Kondisi Mangrove di Desa Taddan Kabupaten Sampang. Rekayasa, 13(3), 236–269. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v13i3.9146
Schaduw, J. N. W. (2018). Distribusi Dan Karakteristik Kualitas Perairan Ekosistem Mangrove Pulau Kecil Taman Nasional Bunaken. Majalah Geografi Indonesia, 32(1) 40-49. DOI: http://doi.org/ 10.22146/mgi.32204
Pandeirot, G. L., Rumengan, A. P., Paruntu, C. P., Darwisito, S., Ompi, M., & Wantasen, A. S. (2020). Analisis Struktur Komunitas Mangrove Di Kawasan Sekitar Pt. Conch Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 8(2), 104-113. https://doi.org/10.35800/jplt.8.2.2020.30000
Pohos, R., Sondak, C. F. A., Rumengan, A. P., Kumampung, D. R. H., Warouw, V., & Lasabuda, R. (2021). Struktur Komunitas Mangrove Di Kelurahan Tapuang, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Sangihe. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 9(3), 179-185.
Prinasti, N. K. D., Dharma, I. G. B. S., & Suteja, Y. (2020). Struktur komunitas vegetasi mangrove berdasarkan karakteristik substrat di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali Ni. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 6(1), 90–99. DOI: https://doi.org/10.24843/jmas.2020.v06.i01.p11
Raymond, G., Harahap, N., & Soenarno. 2010. Pengelolaan Hutan Mangrove Berbasis Masyarakat di Kecamatan Gending, Probolinggo. Agritek, 18(2), 185-200.
Rusila Noor, Y., M. Khazali, I. N. N. S. (2006). Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia Part-1.
Schaduw, J. N. W. (2019). Struktur Komunitas Dan Persentase Penutupan Kanopi Mangrove Pulau Salawati Kabupaten Kepulauan Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Majalah Geografi Indonesia, 33(1), 26. https://doi.org/10.22146/mgi.34745
Senoaji, G., & Hidayat, M. F. (2017). Peranan Ekosistem Mangrove Di Kota Pesisir Bengkulu Dalam Mitigasi Pemanasan Global Melalui Penyimpanan Karbon. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(3), 327-333. https://doi.org/10.22146/jml.18806
Supriadi, Romadhon, A., & Farid, A. (2015). Struktur Komunitas Mangrove Di Desa Martajasah Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan, 8(1), 44–51. DOI: https://doi.org/10.21107/jk.v8i1.812
Susanto, A. H., Soedarti, T., & Purnobasuki, H. (2013). Struktur Komunitas Mangrove Di Sekitar Jembatan Suramadu Sisi Surabaya. Bioscientiae, 10(1), 1–10.
Suharjo, M. 2017. Kerapatan Mangrove Dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Air Di Taman Wisata Alam Tanjung Keluang. Juristek, 6(1), 140-147.
Ulyah, F., Hastuti, E. D., & Prihastanti, E. (2022). Struktur Komunitas Vegetasi Mangrove Di Pesisir Pantai Kepulauan Karimunjawa. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 176–186. https://doi.org/10.14710/jil.20.1.176-186
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
