Perencanaan Bangunan Pelindung Pantai untuk Pencegahan Abrasi di Pantai Utara Karawang
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkn.v16i3.9831Keywords:
hidro-oseanografi, bangunan pantai, abrasi, sedimentasi, breakwater, groin, program GENESISAbstract
Pantai Karawang adalah pantai yang dipengaruhi aktifitas hidro-oseanografi yang terjadi disepanjang pantai seperti arus, gelombang dan pasang surut. Akibat dari himpasan gelombang laut dan transport sedimen mengakibatkan terjadinya abrasi dan sedimentasi yang menimbulkan kerusakan disepanjang pantai. Untuk melindungi pantai dari kerusakan yang diakibatkan abrasi dilakukan dengan membuat bangunan pelindung pantai. Bangunan pelindung pantai adalah infrastruktur yang dibangun di garis pantai yang berfungsi sebagai pelindung pantai. Bangunan ini berfungsi untuk mengurangi besarnya gelombang yang sampai di pantai. Beberapa contoh bangunan pelindung pantai adalah Breakwater dan Groin. Penelitian ini bertujuan merencanakan bangunan pelindung pantai untuk mecegah abrasi yang terjadi di pantai utara kabupaten Karawang. Data yang digunakan adalah data hidro-oseanografi seperti gelombang, arus, pasang surut dan batimetri, sedangkan untuk pengolahan data digunakan program GENESIS. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa data serta kondisi pantai, bangunan pelindung pantai yang direncanakan adalah Breakwater dengan letak dan dimensi bangunan adalah: jarak bangunan dari pantai 50 meter, tinggi bangunan 6 meter, panjang bangunan 100 meter, jarak antara bangunan 20 m.References
Triatmodjo. B. (1999). Teknik Pantai. Beta Offset, Yogyakarta.
Badan Informasi Geospasial (BIG). (2019). Data Online Pasang Surut. Diakses pada: http://tides.big.go.id/pasut/.
Ersa-M, Bramudya., & Wihantoro, S. (2008). Perencanaan Bangunan Pelindung Pantai Muarareja, Tegal. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Diponegoro.
Coastal Engineering Research Center (CERC). (1984). Shore Protect Manual Volume . US Army Coastal Engineering Research Center. Washington.
Coastal Engineering Research Center (CERC) And Department of Water Research Engineering. (1991). GENESIS (Generalized Model For Simulating Shoreline Change), US Army Corps of Engineers. Washington.
Coastal Engineering Research Center (CERC). (2002). Engineering and Design Coastal Engineering Manuals. US Army Coastal Engineering Research Center, Washington.
Duxbury, A. B., Duxbury, A. V., & Sverdrup, K. A. (2002). Fundamentals of Oceanography-4th Ed, McGraw-Hill Publishing, New York.
Google Earth. (2019).
Holme, M. G., & McIntyre, N. D. (1984). Methods for Study of Marine Benthos, second edition. Blackwell Scientific Publication. Oxford.
Komar P. D. (1983). Nearshore Current and Sand Transport on Beaches in Johns Ed., Physical Oceanografi of Coastal and Shefl Seas. Florida. CERC Press, Inc.
Nicholas-C, K., & Hanson, H. (1991), â€GENESIS: Generalized Model For Simulating Shoreline Changeâ€, Technical Report CERC, Departement of The Army, Mississippi.
Pratikto, W. A., Suntoyo., Solikhin., & Sambodho, K. (2014). Struktur Pelindung Pantai. Jakarta: PT. Mediatama Saptakarya.
Rudolf, F. (2014). Modul Nemos dan Cedas. Dipublikasikan di https://id.scribd.com/doc/228149793/ Modul- Nemos-Dan-Cedas
Pasaribu, R., Agus, F., Tanjung, (2017). Indentifikasi Kerusakkan Pantai di Kabupaten Karawang. Jurnal STP-Teknologi dan Penelitian Terapan, 20(2).
Pasaribu, R., Soeprijadi, L., & Sutono, D. (2019). Kajian Abrasi dan Sedimentasi dengan Teknologi Remote Sensing di Pantai Karawang. Jurnal Airaha, 8(2), 137-147.
Pasaribu, R., Agus-H, F., & Soeprijadi, L. (2019). Spatial Analysis of Coastline Change by Remote Sensing in the North Coast of Karawang Regency, Jurnal Geografi Lingkungan Tropik, JGLITrop, 3(2). 50-56.
Pasaribu, R., Agus-H, F., & Soeprijadi, L. (2020). Kajian Hidro-Oseanografi Di Perairan Kabupaten Karawang. Jurnal PELAGICUS: Jurnal IPTEK Terapan Perikanan dan Kelautan, 1(1), 39-51.
Setiyono, H. (1996). Kamus Oseanografi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
SDC-R-90163. (2009). Manual Design Bangunan Pengaman Pantai, Sea Defence Consultants, Indonesia.
Triatmodjo, B. (1999). Teknik Pantai. Beta Offset, Yogyakarta.
Triatmodjo, B. (2008). Teknik Pantai. Yogyakarta: Beta Offset.
Wirekso, U. L., & Inayah, N, (2005). Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai di Daerah Mundu-Balongan. Tugas Akhir. Jurusan Sipil Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang.
Yuwono, N. (1996). Dasar-Dasar Perencanaan Bangunan Pantai. Yogyakar-ta: Biro Penerbit Keluarga Mahasis-wa Teknik Sipil Fakultas Teknik U-niversitas Gadjah Mada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
