PENERAPAN SISTEM KETERTELUSURAN (TRACEABILITY) PADA PRODUK UDANG VANNAMEI BREADED BEKU (FROZEN BREADED SHRIMP) DI PT. RED RIBBON JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkpt.v1i1.7252Keywords:
Udang breaded beku, Ketertelusuran, MutuAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur proses pengolahan udang breaded beku, sistem traceability pengolahan udang breaded beku mulai dari proses penerimaan bahan baku, pengolahan sampai produk akhir serta mutu bahan baku dan produk akhir melalui uji organoleptik dan mikrobiologi. Metode kerja dilakukan dengan mengamati langsung diperusahaan melalui pengambilan data suhu produk setiap alur proses dan pemantauan penerapan ketertelusuran diperusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ketertelusuran Internal di PT. Red Ribbon sudah diterapkan selama proses penerimaan dibahan baku sampai produk akhir. Ketertelusuran eksternal perusahaan menggunakan sistem tertutup, yang mana pemasok bertanggung jawab dalam memberikan informasi kepada pihak perusahaan atas produk yang dikirim. Hasil Uji organoleptik bahan baku dan produk akhir sesuai standar SNI yaitu 7. Hasil uji ALT, E.coli dan coliform masih memenuhi standar SNI yaitu 5 x105 untuk bahan baku dan 2 x 105 untuk produk akhir pada ALT dan <2 MPN/gr pada E.coli dan coliform.
References
Amri, Khairul dan Iskandar Kanna. 2008. Budidaya Udang Vaname. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Derrick, Simon and Dillon, Mark. 2004. A Guide To Traceability Within The Fish Industry. Euro Fish / Swiss.
Dupuy C, V. Botta-Genoulaz,dan A.Guinet. 2005. Batch dispersion model to optimise traceability in food industry. Journal of Food Engineering 70:333339.
Hadiwiyoto, S. 1993. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Jilid I. Liberty. Jakarta
Hall, George.M. 2011. Fish Processing. Wiley Blackwell. UK
Hidayati, Diana dan Saparinto, Cahyo. 2006. Bahan Tambahan Pangan. Kanisius. Yogyakarta.
Moe T. 1998. Perspective on food manufacture. Trends in food Science and Food Technology 9:211-214
Murniyati,A.S dan Sunarman. 2000. Pendinginan Pembekuan dan Pengawetan Ikan. Kanisius Media. Yogyakarta
Murty KH. 1991. Perdagangan Udang Internasional. Jakarta: Penebar Swadaya.
Nuryani, AG.B. 2006. Pengendalian Mutu Penanganan Udang Beku Dengan Konsep HACCP. Universitas Diponegoro. Semarang
Purwaningsih, S. 1995. Teknologi Pembekuan Udang . Penebar Swadaya. Jakarta
Saulina, Hernita. 2009. Pengendalian Mutu Pada Proses Pembekuan Udang Menggunakan Statistical Process Control (SPC). Institut Pertanian Bogor. Bogor
Thaheer H. 2005. Sistem Manajemen HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points). Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ward, A. R. dan D. J. Jeffries. 2000. A Manual for Assessing Post-Harvest Fisheries Losses. The University of Greenwich. England.
Winarno F.G.1997. Kimia Pangandan Gizi.. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Wiryanti J. 2009. Traceability (Mampu Telusur) dalam pelatihan ISO 22000:2005. Bogor: Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB.
Downloads
Published
Issue
Section
License

Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Â
Copyright Transfer TermsThe author in submitting online understands that if the manuscript is accepted for publication, the copyright of the manuscript will be given to the Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) as the publisher of the journal.
Copyright includes the exclusive right to reproduce and distribute the article in all forms of media, including reprints, photographs, microfilm and other similar reproductions and translations thereof.