PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DALAM MENINGKATKAN KUANTITAS RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii)

Authors

  • Agung Gunawan Aufat Politeknik Ahli Usaha Perikanan
  • Mugi Mulyono Politeknik Ahli Usaha Perikanan
  • Sinar Pagi Sektiana Politeknik Ahli Usaha Perikanan
  • Reza Shah Pahlevi Politeknik Ahli Usaha Perikanan

DOI:

https://doi.org/10.15578/ma.20.2.2025.81-90

Keywords:

Kappaphycus alvarezii, kualitas air, laju pertumbuhan harian, logam berat, pupuk anorganik, pupuk organik

Abstract

Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan budidaya adalah ketersediaan unsur hara dalam lingkungan perairan yang dapat ditingkatkan melalui pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap kuantitas dan kualitas K. alvarezii. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan: pupuk NPK, Urea, DIGROW (organik), dan kontrol tanpa pupuk. Parameter yang diamati mencakup pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian (SGR), kualitas air dan logam berat perairan. Penelitian dilakukan di Teluk Banten selama 45 hari menggunakan metode rakit apung. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk, khususnya pupuk organik DIGROW, mampu meningkatkan produksi rumput laut hingga 586,67±27,38 g/m², dengan laju pertumbuhan harian tertinggi sebesar 0,33±0,08%. Parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan salinitas berada dalam kisaran optimal. Namun, konsentrasi logam berat merkuri pada satu titik pengujian menunjukkan peningkatan signifikan yang berpotensi membahayakan.

Downloads

Additional Files

Published

2026-02-10