STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN SOMA PAJEKO DI KECAMATAN SALIBABU KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD SULAWESI UTARA

Authors

  • Siska Salatan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Sam Ratulangi Jln. Kampus Unsrat Bahu, Manado 95115, Sulawesi Utara, Indonesia
  • Victoria E. N. Manoppo Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Sam Ratulangi Jln. Kampus Unsrat Bahu, Manado 95115, Sulawesi Utara, Indonesia
  • Suria Darwisito Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Sam Ratulangi Jln. Kampus Unsrat Bahu, Manado 95115, Sulawesi Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15578/jsekp.v13i1.6851

Keywords:

strategi pemberdayaan, nelayan soma pajeko, SWOT

Abstract

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan strategi pemberdayaan masyarakat nelayan soma pajeko di Kecamatan Salibabu Kabupaten kepulauan Talaud. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Analisis SWOT mempertimbangkan faktor lingkungan internal kekuatan (strength) dan kelemahan (weaknesses). Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat yang paling tepat diterapkan untuk nelayan soma pajeko yaitu (1). Pembangunan/pengoperasian sarana prasarana usaha perikanan, 2) Memberikan akses modal pengembangan usaha, 3) Pendekatan akses perbankan 4) Kebijakan distribusi BBM khusus
nelayan 5) Pelatihan pengolahan ikan pasca panen, dan 6) Adanya diversifikasi pekerjaan pada nelayan disaat cuaca buruk/ tidak melaut.

Title: Strategy for Empowering Purse Seine Fisher’s Community in the Salibabu District of Talaud Islands Regency, North Sulawesi Province

ABSTRACT
This research aims to determine the empowerment strategy of Purse Seine fisher’s in Salibabu sub district of Talaud Regency. Data were analyzed using SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). SWOT analysis considers the strength and weakness of internal environmental factor. This analysis is constructed upon logical comprehension to maximize the strengths and opportunities, but simultaneously minimize the weaknesses and threats. Results of the research suggests the most applicable empowerment toward Purse Seine fishers are: (1). development/operation of fishery infrastructure, (2) acces to business capital, (3) approach to banking access (4) distribution of fishery fuel policy (5) Post-harvest fish processing training, and; 6) Alternative income for the fishers during bad weather.

References

Biro Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2015. Rencana strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2015- 2019 (Permen KP No 45/2015)

Deputi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. 2015. Laporan akhir penyusunan konsep rancangan RPJMN 2015: Pembangunan berkelanjutan. Buku I. Hal 57

Fahmi. 2013. Manajemen Strategis: Teori dan Aplikasi. Alfabeta. Bandung.

Kusnadi. 2003. Akar Kemiskinan Nelayan: LKiS Pelangi Aksara. Yogyakarta.

Kusnadi. 2006. Filosofi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Humaniora. Bandung.

Nasution, M. A., Badaruddin dan Subhilhar. 2005. Isu-Isu

Kelautan dari Kemiskinan Hingga Bajak Laut: Pustaka Pelajar.Yogyakarta.

Perda Provinsi Sulawesi Utara No 1 Tahun 2017 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil. https: // Peraturan. Bpk. Go.id/home/details/49994. Diakses tanggal 15 februari 2018.

Rangkuti R. 2013. SWOT Balanced Scorecard. Gramedia

Pustaka Utama. Jakarta Sjafrizal. 2012. Ekonomi Wilayah dan Perkotaan.PT Raja Grafindi Persada. Jakarta.

Tarigan. 2012. Perencanaan Pembangunan Wilayah; (Ed. Revisi). PT Bumi Aksara. Jakarta.

Usman, H. dan P. S. Akbar. 2009. Metodologi Penelitian Sosial. PT. Bumi Askara. Jakarta. Hal 45.

Downloads

Published

2018-11-01

Issue

Section

Articles