STRATEGI PENGURANGAN BIAYA LOGISTIK PERIKANAN LELE (Clarias sp.)

Authors

  • Teny Sylvia Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 5528, Indonesia
  • Kuncoro Harto Widodo Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 5528, Indonesia
  • Dyah Ismoyowati Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 5528, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15578/jsekp.v13i2.7090

Keywords:

pembiayaan berdasarkan aktivitas, manajemen berdasarkan aktivitas, perikanan lele, strategi pengurangan biaya, biaya logistik, rantai pasok

Abstract

ABSTRAK

Ikan lele merupakan high perishable product yang membutuhkan penanganan khusus sehingga menimbulkan biaya logistik kepada konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis biaya logistik di sepanjang rantai pasok perikanan lele dan menyusun strategi untuk pengurangan biaya logistik tersebut. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, dan Bantul D.I. Yogyakarta pada bulan Januari hingga Maret 2018. Data diperoleh dengan melakukan in-depth interview kepada 30 responden yang ditentukan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Adapun metode untuk perhitungan dan analisis biaya logistik adalah activity-based costing (ABC) sedangkan metode untuk penyusunan strategi adalah activity-based management (ABM). Hasil perhitungan biaya logistik menunjukkan bahwa aktivitas procurement memiliki beban biaya tertinggi yaitu sebesar 90,012% dari total biaya keseluruhan. Adapun rekomendasi strategi yang dapat dilakukan untuk pengurangan biaya logistik adalah menggunakan pakan tambahan untuk tier petani ikan, menerapkan pull stretegy untuk tier pengepul, dan menerapkan few supplier yang bersikap responsif dan fleksibel untuk tier pengecer. 

Title: Strategies To Reducing Logistics Cost Of Catfish (Clarias sp.)

ABSTRACT

Catfish is a high perishable product that requires special handling so certainly lead to logistics costs to consumers. This study was conducted to analyze the logistics costs along catfish supply chain and develop strategies for reducing logistics costs. This research was located in Sleman, Kulon Progo, and Bantul Regency of D.I. Yogyakarta and conducted in January to March 2018. Data were obtained by in-depth interview to 30 respondents determined by purposive sampling and snowball sampling. The method for calculating and analyzing logistics costs is activity-based costing (ABC) while the method for strategy development is activity-based management (ABM). Results of logistics calculation costs indicate that procurement activities have the highest cost, which is equal to 90.012% of total cost. The recommended strategies for reducing logistics costs are using additional feed for fish farmers, implementing pull strategy for collectors, and applying a few suppliers that are responsive and flexible for retailers.

Author Biographies

Teny Sylvia, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 5528, Indonesia

Teny Sylvia adalah mahasiswa magister Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Dia mendapatkan gelar sarjana strata satu Teknologi Industri Pertanian dari Universitas Brawijaya. Dia pernah mengikuti program International Summer University by FEB UGM dan WU Vienna yang fokus terhadap issue supply chain management. Selain itu, dia juga mengikuti program master exchange selama satu semester di Agro-Industrial Technology Department, Kasetsart University, Bangkok.

Kuncoro Harto Widodo, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 5528, Indonesia

Kuncoro Harto Widodo adalah Lektor Kepala (Associate Professor) pada bidang Logistics & Supply Chain Management di Departement Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian mulai tahun 2008 dan Ketua Tim Ahli Pusat Studi Transportasi dan Logistik (sekarang), Universitas Gadjah  Mada, Yogyakarta. Dia mendapatkan  gelar sarjana strata satu Teknologi Industri Pertanian dari Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar M.Eng (strata dua) dan D.Eng (strata tiga) Teknik Industri dari Osaka Prefecture University, Jepang. Dr. Kuncoro Harto Widodo aktif dalam kegiatan seminar dan workshop serta menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan terkait Logistik dan Supply Chain, termasuk dalam logistik perkotaan. Dia telah mempublikasikan lebih dari 40 artikel jurnal dan prosiding seminar serta buku di bidang logistik dan supply chain serta manajemen operasi.

Dyah Ismoyowati, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 5528, Indonesia

Dyah Ismoyowati adalah dosen di Departement Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian yang mengampuh 13 mata kuliah meliputi manajemen keuangan, pengantar ilmu ekonomi, ekonomi mikro, ekonomi industri, manajemen sistem industri, pemasaran, perdagangan internasional, manajemen risiko, perilaku konsumen, pengembangan produk, inovasi dan kewirausahaan, kebijakan agroindustri, dan manajemen proyek. Dia mendapatkan gelar sarjana strata satu Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor dan memperoleh gelar M.Sc (strata dua) Agriculture Economics dari University of the Philippines at Los Banos serta Dr (strata tiga) Ekonomi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada. Dr. Dyah Ismoyowati aktif dalam berbagai kegiatan seminar dan workshop serta menjadi narasumber. Dr. Dyah Ismoyowati juga telah banyak mempublikasikan jurnal dan prosiding seminar. Selain itu, Dr. Dyah Ismoyowati juga aktif dalam aktivitas pengabdian masyarakat. Dr. Dyah Ismoyowati mendapatkan beberapa penghargaan dalam 10 tahun terakhir yaitu kesetiaan UGM 25 tahun dari UGM dan best presentation in the 4thInternational Conference on Agroindustry (IcoA) dari KU Bangkok, Thailand.

References

Blocher, E.J., K.H. Chen, G. Cokins dan T. Lin. 2007. Manajemen Biaya Penekanan Strategis. Salemba Empat. Jakarta.

Bokor, Z. 2008.Activity Based Costing in Logistics. Acta Technica Jaurinensis Series Logistica. Vol 1(2):229-236.

Cardos, I.R. and S. Pete. 2011.Activity-based Costing (ABC) dan Activity-based Management (ABM) Implementation- Is This the Solution for Organizations to Gain Profitability. Babes-Bolyai UniversityFaculty of Economics and Business Administration.

Cluj-Napoca. Chaoyang, Z. and J. Ying. 2010. Research on Controlling Supply Chain Logistics Costs Based on Activity-Based Costing. Proceedings of the 7th International Conference on Innovation & Management. 1678-1682.

Chopra, S. and P. Meindl. 2016. Supply Chain Management Strategy, Planning, and Operation Sixth Global Edition. Pearson Education Limited. England.

Departemen Kelautan Perikanan (DKP). 2016. Buku Monografi Dinas Kelautan dan

Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2015. Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. Yogyakarta.

Falahudin, I., Syarifah., dan M. Rahmalia. 2016. Pengaruh Jenis Pakan Usus Ayam dan Ampas Tahu terhadap Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias gariepinus).Jurnal Biota. Vol 2 (2): 132-137.

Indarmawan. 2015. Pakan untuk Pembesaran Ikan Lele. Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Universitas Jenderal Soedirman Fakultas Biologi. Purwokerto.

Lee, T.R. and JS. Kao. 2001. Application of Simulation Technique to Activity-Based Costing of Agricultural Systems: A Case Study. Agricultural Systems.67:71-82.

Medinawati, N.S. dan Yoel. 2011. Pemberian Pakan yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus).Media Litbang Sulteng. VolIV (2): 83-87.

Ongkunaruk, P. and C, Piyakarn. 2011. Logistics Cost Structure for Mangosteen Farmers in Thailand, System Engineering Procedia. 2:40-48

Pishvaee, M.S., H. BasirI dan M.S. Sajadieh. 2009. Supply Chain and Logistics in National, International and Governmental Environment, Chapter 4: National Logistic Cost. Springer-Verlag. Berlin.

Pujawan, N. dan Mahendrawathi. 2017. Supply Chain Management, Penerbit Andi. Yogyakarta.

Purdescu, C.A., C. Niculescu and F. Purdescu. 2009. Increasing The Business Competitivity by Reducing The Logistic Costs. International Conference on Management and Industrial Engineering. 84-91.

Rushton, A., P. Croucher and P. Baker. 2006. The Handbook of Logistics and Distribution Management 3rd Edition. Kogan Page Limited. New Delhi.

Simchi-Levi, D., P. Kaminsky and E. Simchi-Levi. 2009. Designing and Managing the Supply Chain: Concepts, Strategies and Case Studies. McGraw-Hill.Singapore.

Stock, J.M. dan D.M. Lambert. 2001.Strategis Logistics Management. McGraw-Hill. New York.

Wardika, A.S., Suminto, dan A. Sudaryono. 2014. Pengaruh Bakteri Probiotik pada Pakan dengan Dosis Berbeda Terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Lele Dumbo. Journal of Aquaculture Management and Technology. Vol3(4): 9-17.

Widodo, K.H., Y.R. Perdana and J. Sumardjito. 2011. Konsep Product-Relationship-Matrix untuk Pengembangan Model Supply Chain Kelautan dan Perikanan. Jurnal Teknologi Pertanian. Vol 12(2): 122-129.

Widodo, K.H., J. Sumardjito and D.A. Kurniawan. 2013. Supply Chain Model of Catfish Production and Trade in Yogyakarta, Indonesia. Internatioonal Journal of Mehcanical, Aerospace, Industrial, Mechatronic and Manufacturing Engineering. Vol7(8): 1663-1670.

Zakariah, S. and J. Pyeman. 2013.Logistics Cost Accounting and Management in Malaysia: Current State and Challenge.International Journal of Trade, Economics and Finance. Vol4 (3): 119-123.

Zeng, A.Z. and C. Rosetti. 2003. Developing a Framework for Evaluating the Logistics Costs in Global Sourcing Processes, International Journal of Physical Distribution & Logistics Management. Vol33 (9): 785-803.

Downloads

Published

2019-02-08