PERANAN PUSTAKAWAN DALAM MENDUKUNG KNOWLEDGE MANAJEMEN REPOSITORY KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DOI:
https://doi.org/10.15578/jp.v2i1.3248Kata Kunci:
Pengetahuan Repository, Peranan Pustakawan, Perpustakaan KKP, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 8 Tahun 2014Abstrak
ABSTRAK
Knowledge repository Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) bertujuan untuk menjaring informasi yang telah dihasilkan oleh KKP sebagai local content yang akan dijadikan sumber rujukan utama informasi Kelautan dan Perikanan di Indonesia. Dalam membangun Knowledge repository maka peran pustakawan sangat besar dalam menjaring informasi local content dan mengolahnya secara digital. Peran pustakawan sangat dipengaruhi oleh kompetensi yang dimiliki oleh pustakawan dan juga kondisi perpustakaan sebagai tempat pustakawan bekerja. Perpustakaan sebagai institusi pengolah informasi sangat besar pengaruhnya terhadap kinerja pustakawan dalam meningkatkan peran perpustakaan sebagai knowledge repository. Kondisi perpustakaan di lingkup KKP pada saat ini secara struktural kedudukannya masih rendah dan juga belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang penyelenggaraan perpustakaan di lingkup Instansi Pemerintah. SNI tentang perpustakaan ini telah diadopsi oleh KKP dalam bentuk Permen KP No.8 2014 tentang penyelenggaraan perpustakaan di lingkup KKP namun belum diimplentasikan secara optimal. Agar Pustakawan lebih berperan dalam mendukung Knowledge Repository KKP, maka perlu dilakukan optimalisasi pelaksanaan Permen KP No.8 Tahun 2014, dan meningkatkan kedudukan perpustakaan secara struktural di seluruh unit kerja/satker di lingkup KKP.
Â
ABSTRACT
Knowledge repository Ministry of Marine Affairs and Fisheries (MMAF) aims to capture the information that has been generated by the MMAF as local content that will be the main reference source of information on the Indonesian Marine and Fisheries. In building the Knowledge repository, the role of librarians is very large in capturing local content and process information digitally. The role of librarians is strongly influenced by the competencies possessed by librarians and library conditions as a place to work. Library as an institution of information processing has very large influence on the performance of librarians in enhancing the role of the library as a knowledge repository. The Conditions of libraries in the scope of the MMAF at this time structurally position is still low and do not meet the Indonesian National Standard (SNI). SNI of the library has been adopted by the MMAF in the form of ministry regulations KP No.8 year 2014 on the administration of the library in the scope of MMAF. In order Librarians do more to support the MMAF Knowledge Repository, it is necessary to optimize the implementation of ministry regulations KP No.8 Year 2014, and improve the position of library as structurally in all work units / work units in the scope of the MMAF.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Badan Standarisasi Nasional, 2009. Standarisasi Nasional (SNI 7496:2009), Perpustakaan Khusus Instansi Pemerintah. Jakarta
Fatmawati, Endang (2009).â€Kesiapan Pustakawan UNDIP untuk mendukung UNDIP sebagai Universitas Bertaraf Internasionalâ€. VISI PUSTAKA Volume 11 Nomor 2 Agustus 2009
Indonesia, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan Nasional RI. Perpustakaan Nasional RI, Pedoman Umum Penyelenggaraan Perpustakaan Khusus, 2000
Kamil, Harkrisyati (2005). “Peran Pustakawan Dalam Manajemen Pengetahuanâ€, Jurnal Studi Perpustakaan Indonesia Vol.4 No.1,hal. 19-22.
Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 8/PERMEN-KP/2014 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Kusus di Lingkungan Kementrian Kelautan dan Perikanan.
Muttaqien, Arip (2006). Membangun Perpustakaan Berbasis Konsep Knowledge Management: Transformasi MenujuResearch College dan Perguruan Tinggi Berkualitas Internasional. http://www.lib.ui.ac.id/files/Arip_Muttaqien.pdf, akses 24 April 2015.
Suwardi, (2014). Peran Pustakawan Dalam Pengembangan Institusional Repository: Sebuah Tantangan “ Visi Pustaka Vol.16 No.1 : 78-85
Wicaksono, Hendro (2005) “Manajemen Pengetahuan Vs Manajemen Informasiâ€, Tempo 17 Feb 2005
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang artikelnya diterbitkan di Jurnal Pari menyetujui ketentuan berikut:
(1) Hak cipta atas artikel yang diterbitkan akan dialihkan kepada jurnal selaku penerbit naskah. Oleh karena itu, penulis menegaskan bahwa hak cipta telah dikelola oleh penerbit.
(2) Penerbit Jurnal Pari adalah Sekretariat Badan Penyuluhan dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan.
(3) Hak cipta mengikuti Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, mengadaptasi — mencampur, mengubah, dan membuat atas materi.