PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) DAN SANITASION STANDARD OPERATION PROCEDURES (SSOP) PADA PENGOLAHAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) KUPAS MENTAH BEKU Peeled Deveined (PD)
DOI:
https://doi.org/10.15578/aj.v2i2.9755Keywords:
GMP, SSOP, mutu, produktivitas, rendemen, suhuAbstract
Udang vanamei (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu produk perikanan yang mempunyai nilai ekonomis penting. Produk ini memiliki faktor penentu sebagai komoditas ekspor dalam perdagangan internasional. Untuk itu, diperlukan proses penanganan yang baik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan GMP dan SSOP pada proses pengolahan udang kupas mentah beku (peeled deveined). Metode dilakukan dengan observasi dan survei, dengan mengikuti secara langsung seluruh proses penerapan persyaratan kelayakan dasar (GMP, SSOP), mulai dari penerimaan bahan baku hingga pemuatan, dengan melakukan pengujian terhadap  mutu (organoleptik, mikrobiologi, antibiotik), pengamatan penerapan rantai dingin, rendemen, dan produktivitas tenaga kerja. Analisa data dilakukan dengan  deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kelayakan dasar GMP dan SSOP sudah dilakukan dengan baik sesuai SNI No. 3457-2014 tentang udang kupas mentah beku. Hasil pengujian mutu organoleptik bahan baku dan produk akhir adalah 8, uji mikrobiologi berkisar 9 x 103 kol/gr  - 2,5 x 103 kol/gr dan not detected  untuk hasil uji antibiotik,  sesuai dengan SNI. Penerapan rantai dingin telah dilakukan dengan baik dengan suhu udang bahan baku 3º C. Rendemen pada potong kepala dengan dan pengupasan kulit rata-rata 69,8 % dan 81,1 %  sesuai dengan standar perusahaan. Produktivitas pada proses pemotongan kepala dan pengupasan adalah   37,1 dan 7,75 kg/jam/orang, sesuai dengan standar perusahaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The authors who publish this journal agree to the following terms:
a. The author retains the copyright and grants the journal the rights of the first publication with the work simultaneously licensed under  the Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License, which allows others to share the work with acknowledgment of the author's work and the original publication in this journal.
b. Authors may enter separate additional contractual arrangements for non-exclusive distribution of the published version of the journal (e.g., submit to an institutional repository or publish in a book), with acknowledgment of initial publication in this journal
c. Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g. in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, as this may lead to productive exchanges, as well as citations of previously published and older works.