PENERAPAN TRACEABILITY PENGOLAHAN TUNA (Thunnus albacares) LOIN BEKU DI PT. BAHARI PRIMA MANUNGGAL JAKARTA BARAT
DOI :
https://doi.org/10.15578/aj.v3i1.10517Mots-clés :
Traceability, eksternal, internal, pembekuan, Thunnus albacaresRésumé
Ikan tuna loin beku adalah salah satu produk unggulan ekspor dari PT. Bahari Prima Manunggal Jakarta Barat. Ikan tuna memiliki karakteristik pangan yang mudah rusak sehingga perlu dilakukan penelusuran untuk menjamin produk diterima dengan baik oleh konsumen. Traceability merupakan salah satu konsep mutu dan keamanan pangan yang disarankan untuk mendukung dan menjamin mutu produk. Sistem ketertelusuran (traceability) dibagi menjadi 2 bagian yaitu pengamatan ketertelusuran eksternal dan internal yang berfungsi sebagai alat dalam merekam jejak produksi dari suatu produk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan sistem traceability pada produk tuna loin beku secara eksternal dan internal di PT. Bahari Prima Manunggal Jakarta Barat. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui partisipasi aktif, observasi, dan wawancara. Implementasi traceability di PT. Bahari Prima Manunggal Jakarta Barat menggunakan paper based system. Rekaman berupa form terdapat pada setiap tahapan proses mulai dari penerimaan bahan baku, penimbangan ikan utuh, catatan suhu harian, penimbangan loin, suhu chilling room, pemotongan loin, pemantauan pembekuan, penimbangan sebelum pengemasan, pengemasan dan pelabelan, pemeriksaan logam, suhu cold storage dan loading & stuffing. Sistem pengkodean digunakan sebagai alat pemantauan dan alat identifikasi disetiap proses produksi. Sistem pengkodean tuna loin beku terbagi dua yaitu kode alur proses dan kode produk akhir.Références
[BSN] Badan Standarisasi Nasional (2006). SNI 01-4104.2-2006. Tuna loin beku−Bagian 2: Persyaratan bahan baku
[BSN] Badan Standarisasi Nasional.(2009). SNI ISO 22000:2009. Sistem Manajemen Keamanan Pangan-Persyaratan untuk Organisasi dalam Rantai Pangan.
BPS. (2021). Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor Menurut Kelompok Komoditi dan Negara, Agustus 2021. Badan Pusat Statistik
BKIPM. (2019). Peraturan Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Nomor 170/PER-BKIPM/2019 Tentang Penerapan Sistem Ketertelusuran di Unit Pengolahan Ikan.
Dewayani, G M, 2016. (2016). Penerapan Metode Air Blast Freezing (Abf) Pada Pembekuan Ikan Salmon Chum (Oncorhynchus Keta) Di Pt. Marine Cipta Agung, Pasuruan, Jawa Timur. 1–72.
Febrianik, D., Dharmayanti, N., & Siregar, A. N. (2017). Penerapan Sistem Ketertelusuran Pada Pengolahan Ikan Lemadang Portion Beku Di Pt . Graha Insan Sejahtera , Jakarta Utara. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 20(1), 179–187.
Goulding, I.C. (2016). Manual on Traceability Systems for Fish and Fishery Products for Cooperation on Agriculture (IICA) (Issue 13).
Hakiki, G. (2020). Konsumsi Kalori dan Protein Penduduk Indonesia dan Provinsi, Maret 2020. Badan Pusat Statistika
[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan (2014). Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No.18/PERMEN-KP/2014 Tentang Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.
[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan (2021). Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2021 Tentang Sistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan Nasional.
KumperÅ¡Äak, S., Medved, M., Terglav, M., Wrzalik, A., & Obrecht, M. (2019). Traceability Systems and Technologies for Better Food Supply Chain Management. Quality Production Improvement - QPI, 1(1), 567–574. https://doi.org/10.2478/cqpi-2019-0076
Masengi, S., Sipahutar, Y. H., & Sitorus, A. C. (2018). Penerapan Sistem Ketertelusuran (Traceability) Pada Produk Udang Vannamei Breaded Beku (Frozen Breaded Shrimp) Di Pt. Red Ribbon Jakarta. Jurnal Kelautan Dan Perikanan Terapan (JKPT), 1(1), 46. https://doi.org/10.15578/jkpt.v1i1.7252
Nento R W, 2015. (2015). Studi Pengemasan Tuna Ekor Kuning ( Thunnus Albacares ) Kelurahan Bone Pantai Provinsi Gorontalo. 1, 55–59.
Nicolae, C. G., Moga, L. M., Bahaciu, G. V., & Marin, M. P. (2017). Traceability System Structure Design for Fish and Fish Products Based on Supply Chain Actors Needs. Scientific Papers-Series D-Animal Science, 60(September), 353–358.
PP No 27. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Kelautan dan Perikanan.
Putra, I. G. S. E., & Mangunsong, S. (2019). Sistem Informasi Pengolahan Ikan Tuna Untuk Ketertelusuran Perikanan Skala Kecil. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 6(11), 90–101. https://doi.org/10.20956/jipsp.v6i11.6379
Sofiati, T., & Deto, Siti Nurbaya, 2019. (2019). Profil Pengolahan Tuna Loin Beku di PT . Harta Samudra Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Bluefien Fisheries, 1(2), 12.
Téléchargements
Publiée
Numéro
Rubrique
Licence
The authors who publish this journal agree to the following terms:
a. The author retains the copyright and grants the journal the rights of the first publication with the work simultaneously licensed under  the Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License, which allows others to share the work with acknowledgment of the author's work and the original publication in this journal.
b. Authors may enter separate additional contractual arrangements for non-exclusive distribution of the published version of the journal (e.g., submit to an institutional repository or publish in a book), with acknowledgment of initial publication in this journal
c. Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g. in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, as this may lead to productive exchanges, as well as citations of previously published and older works.