STUDI KELAYAKAN LOKASI BARANG MUATAN KAPAL TENGGELAM (BMKT) SEBAGAI WISATA SELAM DI KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT
DOI :
https://doi.org/10.15578/aj.v1i2.8949Mots-clés :
BMKT, Karawang, kelayakan, selam, wisataRésumé
Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) dapat dimanfaatkan sebagai wisata selam. Kabupaten Karawang memiliki 3 lokasi BMKT yang akan dimanfaatkan untuk wisata selam. Studi ini dilakukan pada bulan Oktober 2019 dengan mengamati 4 stasiun pengambilan data yaitu Karang Kapalan, Karang Sendulang dan Karang Tamiyang serta Pulau Gede. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode survey. Adapun parameter yang diamati adalah jarak lokasi dari pantai, kondisi BMKT, dan kecerahan perairan serta kecepatan arus. Pengolahan data dilakukan untuk menghitung nilai Indeks Kelayakan Wisata (IKW) guna mengetahui kategori kelayakan wisata. Berdasarkan hasil studi, BMKT yang berupa fragmen keramik dalam kondisi tidak utuh dan keceraha perairan yang rendah menjadi penyebab nilai IKW rendah. Nilai IKW ke-4 stasiun berada pada kisaran 39-41% dan termasuk kedalam kategori sesuai bersyarat.Références
Ardiwidjaja, R. (2017). Pelestarian Tiggalan Budaya Bawah Air: Pemanfaatan Kapal Karam Sebagai Daya Tarik Wisata Selam. AMERTA, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 35(2), 133-148.
Azis, M. F. (2006). Gerak Air di Laut. Oseana, 31(4), 9-21.
Carducci, G. (2002). New Developments in the Law of the: The UNESCO Convention on the Protection of Underwater Cultural Heritage. American Journal of International Law, 96(2), 419-434. doi:10.2307/2693936
Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat. (2019). Buku Data dan Analisis "Kajian Pemanfaatan BMKT Sebagai Lokasi Wisata Bahari". Bandung.
Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius.
Kantona, I., Adi, W., & Kurniawan. (2016). Potensi Kesesuaian Lokasi Wisata Selam Permukaan (Snorkeling) Sebagai Pengembangan Wisata Bahari Pantai Turun Aban Kabupaten Bangka. Akuatik - Jurnal Sumberdaya Perairan, 10(2), 22-29.
Keputusan Presiden No. 19 Tahun 2007 tentang Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yag Tenggelam. (n.d.). Jakarta.
Kristiningrum, E., & Isharyadi, F. (2018). Pemenuhan Persyaratan Standar Pengelolaan Wisata Selam Rekreasi. Jurnal Standardisasi, 20(1), 33-48.
Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir. (2017). Laporan Kegiatan Mini Survey BMKT Karawang - Subang. Jakarta.
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No. 5 Tahun 2019 tentang Rencana Zonasi Pesisir dan Puau-Pulau Kecil Provinsi Jawa Barat Tahun 2019-2023. (n.d.). Bandung: Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 32 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Laut. (n.d.). Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia.
Rahmawan, G., Wisha, U., Gemilang, W., Ondara, K., Ridwan, N., & Kusumah, G. (2019). Riset Terintegrasi Kondisi Lingkungan Perairan Situs Kapal Tenggelam SS Aquila di Teluk Ambon Indonesia. Jurnal Kelautan Nasional, 14(1), 1-9.
Ridwan, N. N., Kusumah, G., Husrin, S., & Altanto, T. (2014). Potensi Wisata Selam Situs Kapal Tenggelam Japanese Cargo Wreck di Pantai Leato Gorontalo. KONAS IX, (pp. II 303-320). Surabaya.
Sari, N. A., Putra, I. N., & Dirgayusa, I. P. (2017). Kajian Kesesuaian Wisata Selam dan Snorkeling di Perairan Tulamben Karangasem Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 3(1), 99-114.
Syahputra, A. A., Yunasfi, & Suryanti, A. (2016). Analisa Kesesuaian dan Daya Dukung Ekowisata Pantai, Selam dan Snorkeling di Pulau Berhala Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara.
Yulianda, F. (2007). Ekowisata Bahari Sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi [Makalah]. Bogor.
Téléchargements
Publiée
Numéro
Rubrique
Licence
The authors who publish this journal agree to the following terms:
a. The author retains the copyright and grants the journal the rights of the first publication with the work simultaneously licensed under  the Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License, which allows others to share the work with acknowledgment of the author's work and the original publication in this journal.
b. Authors may enter separate additional contractual arrangements for non-exclusive distribution of the published version of the journal (e.g., submit to an institutional repository or publish in a book), with acknowledgment of initial publication in this journal
c. Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g. in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, as this may lead to productive exchanges, as well as citations of previously published and older works.