POLA PERTUMBUHAN IKAN KEMBUNG LELAKI (Rastrelliger kanagurta) YANG DIDARATKAN DI PPP LABUAN, BANTEN
DOI:
https://doi.org/10.15578/aj.v4i1.11413Kata Kunci:
Allometrik, Ikan Kembung Lelaki, IsometrikAbstrak
Ikan kembung lelaki merupakan salah satu jenis ikan pelagis kecil yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang didaratkan di PPP Labuan, Pandeglang-Banten Tingginya aktivitas penangkapan terhadap ikan kembung lelaki membuat perlunya pengetahuan mengenai aspek pertumbuhan ikan tersebut di antaranya yaitu pola pertumbuhan dan distribusinya. Penelitian ini dilakukan selama 12 bulan dari bulan Oktober 2015 hingga September 2016 dari hasil tangkapan yang didaratkan di PPP Labuan, Banten. Pola pertumbuhan ikan kembung lelaki dihitung dengan menghubungkan pertumbuhan panjang dan pertambahan bobot. Pola pertumbuhan ikan kembung lelaki jantan adalah W = 4E-05L2,754 dengan nilai R2 sebesar 92,4%. Pola pertumbuhan ikan kembung lelaki betina selama satu tahun adalah W = 7E-05L2,668 dengan nilai R2 sebesar 93,2%. Sedangkan, pola pertumbuhan ikan kembung lelaki gabungan (jantan dan betina) adalah W = 5E-05L2,724 dengan nilai R2 sebesar 92,8%. Pola pertumbuhan allometrik negatif pada bulan Oktober sampai Februari, April dan Agustus menunjukkan bahwa pertumbuhan panjang lebih cepat daripada bobot. Pola pertumbuhan allometrik positif pada bulan Mei dan Juni artinya pertumbuhan bobot lebih cepat daripada pertumbuhan panjang. Sementara pola pertumbuhan isometrik yang terjadi pada bulan Maret dan Juli menunjukkan bahwa pertumbuhan antara panjang dan bobot yaitu seimbang.
Referensi
Chirastit, C. 1962. Progress report on tagging experiment of chub mackerel (Rastrelliger spp.) in The Gulf of Thailand in The Year 1961. IPFC. Proceeding 10th Session Section II 1962: 22-23.
Effendie MI. 2002. Biologi Perikanan. Yogyakarta (ID): Yayasan Pustaka Nusantara.
Fandri D. 2012. Pertumbuhan dan Reproduksi Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta Cuvier 1817) Di Selat Sunda [skripsi]. Bogor (ID): Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
Gonzales, B. J., Palla H. P., dan H. Mishina. 2000. Length-weight relationship of
five serranids from Palawan Island. Philippines. The ICLARM Quarterly. 23(3): 26-28.
Lee, J. W. 2010. Pengaruh periode hari bulan terhadap hasil tangkapan dan tingkat pendapatan nelayan bagan tancap di kabupaten serang. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor .
Mahendratama, P. 2011. Laju eksploitasi dan variasi temporal keragaan
reproduksi ikan banban Engraulis grayi (Bleeker, 1851) betina di pantai
utara Jawa (Oktober-Maret). Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Mosse, J.W., dan Hutabessy, B.G. 1996. Umur Pertumbuhan dan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta) dari Perairan Pulau Ambon dan Sekitarnya. Jurnal Sains dan Teknologi Universitas Pattimura. 1: 2-23.
Perdanamihardja YMM. 2011. Kajian Stok Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta Cuvier 1817) Di Perairan Teluk Jakarta, Provinsi DKI Jakarta [skripsi]. Departemen Bogor (ID): Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
Rifqie GL. 2007. Analisis Frekuensi Panjang Berat Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) di Teluk Jakarta [skripsi]. Bogor (ID): Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
Sari, I.P., Zairion, Wardiatno, Y. 2019. Keragaman Sumberdaya Ikan Non Target Perikanan Rajungan di Pesisir Lampung Timur. Jurnal Biologi Tropis. 19(1):8-13.
Zen, M. 2006. Pengkajian zona potensial penangkapan ikan kembung
(Rastrelliger spp) di kabupaten asahan, Sumatra Utara. Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The authors who publish this journal agree to the following terms:
a. The author retains the copyright and grants the journal the rights of the first publication with the work simultaneously licensed under  the Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License, which allows others to share the work with acknowledgment of the author's work and the original publication in this journal.
b. Authors may enter separate additional contractual arrangements for non-exclusive distribution of the published version of the journal (e.g., submit to an institutional repository or publish in a book), with acknowledgment of initial publication in this journal
c. Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g. in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, as this may lead to productive exchanges, as well as citations of previously published and older works.