STRUKTUR DAN UKURAN LAYAK TANGKAP UDANG PUTIH (Penaeus merguiensis) DENGAN ALAT TANGKAP SONDONG DI PERAIRAN DUMAI

Penulis

  • Roma Yuli F Hutapea Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai
  • Tyas Dita Pramesthy Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai
  • Sri Yenica Roza Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai
  • Suci Asrina Ikhsan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai
  • Ratu Sari Mardiah Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai
  • Ratih Purnama Sari Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai
  • Shiffa Febyarandika Shalichaty Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

DOI:

https://doi.org/10.15578/aj.v1i1.8379

Kata Kunci:

Sondong, udang, ukuran, layak, Dumai

Abstrak

Kota Dumai merupakan salah satu wilayah di Riau yang memiiki potensi udang, terutama udang
putih. Alat tangkap yang biasa digunaka oleh nelayan untuk menangkap udang adalah sondong.Tingginya
aktivitas penangkapan nelayan sondong berdampak pada kelestarian sumber daya udang. Penelitian ini
bertujuan untuk menentukan struktur dan ukuran udang; menentukan hubungan panjang dan bobot udang;
menentukan nisbah kelamin; serta menentukan ukuran layak tangkap udang. Penelitian ini menggunakan
metode purposive sampling. Rata-rata panjang udang jantan dan betina yang tertangkap yaitu 10,4-11,0 cm.
Udang jantan yang paling banyak tertangkap berukuran 10 cm dan udang betina berukuran 12 cm. Pola
pertumbuhan udang jantan adalah allometrik negatif, sedangkan pola pertumbuhan udang betina adalah
allometrik positif. Udang jantan yang tertangkap sebanyak 79%, sedangkan udang betina sebanyak 21%.

Referensi

Arief H, Dewi N, Yusri J. (2014). Analisis Potensi Lestari Perikanan Tangkap di Kota Dumai. Indonesian

Journal of Agricultural Economics (IJAE) 5 (2): 2014.

Dinas Perikanan Kota Dumai. (2016). Statistik Perikanan Kota Dumai, Dumai.

Effendie, M. I. (2002). Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara, Yogyakarta

Pramonowibowo, Hartoko A, Ghofar A. (2007). Kepadatan Udang Putih (Penaeus merguensis

De Man) di Sekitar Perairan Semarang. Jurnal Pasir Laut 2 (2):18-29.

Mahendra F, Fitri ADP, Asriyanto. (2015). Analisis Hasil Tangkapan Arad Modifikasi (Modified Small

Bottom Trawl) di Perairan PPP Tawang Kendal Jawa Tengah. Journal of Fisheries Resources

Utilization Management and Technology 4 (1):60-69.

Roach, J. Ashley. (2005). Enhancing maritime security in the Straits of Malacca and Singapore. Journal

of International Affairs.

Saputra, S.W. (2009). Dinamika Populasi Ikan. Universitas Diponegoro.

Suparjo, M.N. (2005). Potensi Udang Dogol (Metapenaeus ensis) di Kabupaten Kebumen Jawa

Tengah.

Syofyan, Irwandy. (2016). Analysis of Sondong Fishing And Development At Kota Dumai. Jurnal Online

Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Tenriware. (2013). Analisis Hasil Tangkapan Kepiting Rajungan (Portunus pelagicus) dan Udang Putih

(Penaeus merguiensis) Pada Alat Tangkap Sero di Habitat Berbeda. Jurnal Harpodon Borneo 6

(2):135-142.

Tirtadanu, Surapto, Ali Suman. (2017). Sebaran Frekuensi Panjang, Hubungan Panjang-Berat, Tingkat

Kematangan Gonad dan Rata-Rata Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Udang Putih (Penaeus

merguensis) Di Perairan Kota Baru, Kalimantan Selatan. Bawal 9 (3):145-152.

Wagiyo Karsuno, Adrian Damora, ARP Pane. (2018). Aspek Biologi, Dinamika Populasi Dan

Kepadatan Stok Udang Jerbung (Penaeus merguensis) Di Habitat Asuhan Estuari Segara

Anakan, Cilacap. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 24 (2):127-136.

Wahyuni II, Solichin A, Saputra WS. (2017). Beberapa Aspek Biologi Udang Putih (Penaeus indicus) Di

Perairan Sebelah Utara Brebes dan Tegal, Jawa Tengah. Saintek Perikanan 13 (1):38-44.

Diterbitkan

2019-12-10

Terbitan

Bagian

Articles