Persyaratan Ekspor ke Amerika Produk Fillet Ikan Kakap Merah (Lutjanus Sp.) Beku di PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.15578/chanos.v22i1.14267Kata Kunci:
Ekspor, Amerika, Fillet Ikan kakap merahAbstrak
Ekspor merupakan salah satu faktor terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Indonesia diketahui merupakan produsen utama kakap merah atau dalam dunia perdagangan dikenal dengan nama red snapper yang memberikan kontribusi hingga 45% terhadap total produksi kakap global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persyaratan ekspor tujuan Amerika. Metode penelitian dengan survey, dimana dalam pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dan wawancara. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Ekspor komoditas perikanan memiliki karakteristik yang unik karena banyaknya dokumen yang harus dipenuhi, dari sebelum tangkap, pada saat tangkap, setelah tangkap, pengolahan, hingga ekspor. Dokumen persyaratan ekspor tujuan Amerika meliputi : Invoice, Packing List, Health Certificate (HC), Surat Persetujuan Muat (SPM), Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), Nota Pelayanan Ekspor (NPE), Certificate Of Origin (COO), Bill Of Lading (B/L), Latter Of Creddit (L/C).
Â
Kata kunci: Ekspor, Amerika, Fillet Ikan kakap merah
Â
Referensi
Badan Pusat Statistik, 2019. Ekspor-impor. Badan Pusat Statistik,[Online]. Available: https://www. bps. go. id/subject/8/ekspor-impor. html.[Diakses 3 Desember 2020].
Badan Standarisasi Nasional, 2013. SNI 01-2696-2-2006 : Fillet kakap beku.
Bahari, R, 2021. Penanganan dokumen impor garmen PT. Sk Glove Indonesia di Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) PT. Dinamika Expressindo Semarang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, 2019. Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai tentang Perubahan kedua Atas Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai tentang tata Laksana Kepabeandi Bidang Ekspor (Nomor PER-07/BC/2019).
Flikhah, A. R. I., & Fisip, U. S, 2016. Implementasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No. PER. 19/MEN/2010 Tentang Pengendalian Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Studi Mengenai Pelaksanaan Pemberian Sertifikat Ekspor Ikan Di Balai Karantina Kelas I kota Surabaya Jawa Timur). JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 2(02).
Hardiyanti, D. K, 2020. Proses Produksi Fillet Ikan Kakap Merah Di PT. Inti Luhur Fuja Abadi Pasuruan.
Indrawati, S., & Rachmawati, A. F, 2021. Edukasi Legalitas Usaha sebagai Upaya Perlindungan Hukum bagi Pemilik UMKM. Jurnal Dedikasi Hukum, 1(3), 231-241.
Mohsen, Adel, S, 2015. Effect of Exports and Invesment on The Economic Growth in Syria. International Journal of Management, accounting, and economics. Vol 2, No. 6.
Ndahawali, D. H, 2016. Unit Pengolahan Ikan Wajib Memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan. Buletin Matric Vol, 13(1), 16.
Parmitasari, I, 2019. Peran penting negosiasi dalam suatu kontrak. J. Literasi Hukum, 3(2), 50-62.
Rahmawaty, L., Rahayu, W. P., & Kusumaningrum, H. D, 2014. Pengembangan strategi keamanan produk perikanan untuk ekspor ke Amerika Serikat. Jurnal Standardisasi, 16(2), 95-102.
Tajerin, T., & Wardono, B, 2017. Sertifikat Mutu Sebagai Salah Satu Jenis Hambatan Non Tarif Perdagangan Tuna dan Udang. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 2(2), 57-72.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in Jurnal Penelitian Chanos Chanos agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).