Pembuatan Perahu Nelayan Berbahan Komposit Sandwich Dengan Teknik Hand Lay Up

Penulis

  • Agus Dwi Catur Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mataram
  • Salman Salman

DOI:

https://doi.org/10.15578/jkn.v15i2.2885

Kata Kunci:

komposit sandwich, hand lay up, perahu

Abstrak

Perahu kayu masih mendominasi sebagai alat mencari ikan oleh nelayan. Semakin mahalnya dan terbatasnya kayu membuat perahu kayu menjadi mahal.  Diperlukan perahu yang ringan setara dengan perahu kayu tetapi tetap kuat sebagai alternatif penggantinya.  Prototype perahu berbahan komposit sandwich dengan penguat serat bambu-fiberglass dan dengan core berupa polyurethane rigid foam telah dirancang dan dibuat dengan teknik hand lay up.  Cara pembuatan perahu, jumlah material, alat yang dipakai, jumlah tenaga kerja dipelajari dan dihitung  agar dapat dipakai sebagai acuan dalam memproduksi perahu berbahan komposit sandwich..  Bahan core lambung perahu nelayan dibuat dengan mereaksikan polyisocyanate dan polyol cair yang membentuk polyurethane foam di dalam cetakan.  Sedangkan skin lambung perahu dibuat dengan melaminasi core lambung perahu dengan komposit resin diperkuat fiber glass dan anyaman bambu. Bagian utama perahu yang dibuat dari kayu adalah baruyungan dan dudukannya, tiang pancang layar, dudukan mesin, sedangkan cadik dibuat dari pralon PVC.  Jumlah bahan, peralatan serta jumlah orang  yang diperlukan pada setiap tahap pembuatan perahu ditabulasikan pada tulisan ini.  Teknik hand lay up sangatlah sederhana, tidak memerlukan peralatan yang banyak maupun canggih sehingga mudah diterapkan bahkan oleh nelayan tradisional. Bahan untuk membuat perahu nelayan berbahan komposit sandwich juga mudah di dapat dan dalam jumlah yang tidak banyak dengan harga yang terjangkau.  Pengerjaan pembuatan perahu nelayan berbahan komposit sandwich dengan teknik hand lay up memerlukan tenaga manusia sebanyak  12 orang hari

Biografi Penulis

Agus Dwi Catur, Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Saya seorang dosen pada Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram.  Keilmuan yang saya pelajari adalah material teknik dan mekanika.

Referensi

Bansal., Arun, K. & Zoolagud, S. S. (2002). Bamboo composites: Material of the future, Journal of Bamboo and Rattan, 9(1), 119-130.

Catur, A. D. (2009), Berat Jenis Komposit Sandwich Matrik Polyester Diperkuat Serat Nanas dan Filler Flyash dengan Honeycomb Core dari Kertas Bekas, Seminar Nasional dan Pameran Hasil-hasil Penelitian, Lembaga Penelitian Universitas Mataram.

Catur, A. D. (2015). Load weight of boat : Experimental approach and hydrostatics calculation. Proceedings International Conference on Mathematics, Sciences and Education, University of Mataram, Lombok Island, Indonesia, November 4-5, 2015

East coast. (2013), Guide to Glass Reinforced Plastic (GRP),http://www.ecfibreglasssupplies.co.uk/t-GlassReinforcedPlastics.aspx.

Greene, E. (1999). marine composites, second edition, eric greene associates incs, annapolis maryland

Jain, S., Kumar, R., & Jindal, U. P. (1992). Mechanical behaviour of bamboo and bamboo composites, Journal of Material Science, 27(17), 4598-4604.

Jung-Seok Kim, Sang-Jin Lee, Kwang-Bok Shin, (2007). Manufacturing and structural safety evaluation of a composite train carbody, Composite Structures, 78, 468–476.

Manik, P., Chrismianto, D., & Hadi, E. S. (2005). Kajian Teknis Penggunaan Serat Bambu Sebagai Alternatif Bahan Komposit Pembuatan Kulit Kapal, Ditinjau dari Kekuatan Bending dan Kekuatan Impact, Laporan Penelitian, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.

Materials Sciences Corporation (2002), Composite Material Handbook Volume 3: Polymer Matrix Composite, material usage, design and analysis, MIL-HDBK-17 Secretariat, 500 Office Center Drive, Suite 250, Fort Washington, PA 19034.

Shukla, K. S., & Janardhan Prasad. (1988). Reconstituted wood from bamboo for structural uses. Journal of the Indian Academy of Wood Science, 19(1), 19-27.

Shukla, N. K., Singh, R. S., & Sanyal, S. N. (1988). Strength properties of eleven bamboo species and study of some factors affecting strength. of the Indian Academy of Wood Science, 19(2), 63-80.

Thwe, (2002). Effects of environmental aging on the mechanical properties of bamboo–glass fiber reinforced polymer matrix hybrid composites, Composites Part A: Applied Science and Manufacturing, 33(1), 43–52.

Xiaobo Li. (2004). Physical, Chemical, and Mechanical Properties of Bamboo and Its Utilization Potential for Fiberboard Manufacturing, A Thesis,Graduate Faulty of the Louisiana State University and Agriculture and Mechanical College.

Young, G. (2013), e-frienly surfboards: the bamboo evolution. http://www.bamboosurfboardshawaii.com.

Diterbitkan

2020-08-13

Terbitan

Bagian

Articles