SISTEM STERILISASI BAKTERI Vibrio harveyi MENGGUNAKAN RADIOISOTOP COBALT-60 UNTUK BUDIDAYA UDANG

Authors

  • Penny Dyah Kusumaningrum Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Perikanan
  • Lolita Thessiana Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Perikanan
  • Niken Financia G. Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Perikanan

DOI:

https://doi.org/10.15578/jkn.v10i3.6187

Keywords:

Vibrio harveyi, irradiasi, Cobalt-60, sterilisasi

Abstract

Vibrinosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi. Bakteri ini sebagian besar menyerang larva udang sehingga mengakibatkan resiko kematian yang tinggi. Salah satu upaya menanggulangi serangan bakteri V. harveyi adalah melalui sterilisasi air pada media budidaya. Pemanfaatan iradiasi sinar gamma Cobalt-60 telah banyak dilakukan untuk proses sterilisasi. Keunggulan iradiasi adalah tidak meninggalkan residu, dapat membunuh bekteri secara efektif dan prosesnya mudah dikontrol. Berdasarkan keunggulan tersebut, teknologi ini berpeluang untuk diaplikasikan untuk meningkatkan sterilisasi air yang digunakan pada budidaya udang. Pada penelitian ini digunakan sistem iradiasi menggunakan sumber Co-60 dengan metode statis (5-20 kGy ) dan metode dinamis (23,3 kGy). Hasil penelitian menunjukkan, metode statis dengan dosis 20 kGy mampu mensterilisasi bakteri Vibrio harveyi hingga 100% setelah 1 jam proses iradiasi. Sementara pada metode sirkulasi, dengan 2 jam proses iradiasi, mampu mensterilisasi bakteri V. harveyi hingga 98,75 %.

References

Adiwidjaya, D., Coco K., Supito, (2001). Teknis Operasional Budidaya Udang Ramah Lingkungan. Departemen Kelautan dan Perikanan. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau. Jepara. 29 halaman. Anonim. (2012). Bambang Widigdo : Tantangan dan Strategi Budidaya Udang (1 April 2007) http://www.trobos.com/show_article.php?rid=22&aid=2846 (Tanggal akses: 20 Oktober 2014).

Boyd, C.E., (2008). Chlorine Effective Disinfectant in Aquaculture. Global Aquaculture Advocate. Ed. November – Desember 2008. P. 52-53.

Darjanto, L. D. (1995). Pengaruh Laju Dosis dan Dosis Iradiasi Gamma Cobalt-60 terhadap Jumlah Sel dan Harga D10 Salmonella spp pada Media NA dan BHI Agar [skripsi]. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Padjajaran. Bandung.

Diehl, (1990), Safety of Irradiated Foods., New York, Marcel Dekker Inc.

Flegel TW, Sritunyalucksana K. (2011). Shrimp Molecular Responses to Viral Pathogens. Marine Biotechnology 13:587–607.

Gelli,D.S., N. del Mastro, I. Rodrigues de Moraes, M. Jakabi. (2001). Irradiation to Control Vibrio Infection From Consumption of Raw Seafood and Fresh Produce. IAEA-TECDOC-1213. ISSN 1011–4289. Austria.

Huang HH, Liu XL, Xiang JH, Wang P. (2015). Immune response of Litopenaeus vannamei after infection with Vibrio harveyi. Aquaculture 406–407:115–120

Ikmalia. (2008) Analisa Profil Protein Hasil Isolate Escherichia Coli S1 Hasil Radiasi Sinar Gamma, Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Kume, T. (2005). Radiation Sterilization of Carrier. FNCA Biofertilizer Project Technical Meeting on Sterilization of Carrier by Irradiation. Tokyo.

Li F, Xiang J. (2013). Recent advances in researches on the innate immunity of shrimp in China. Developmental and Comparative Immunology 39:11–26.

Maha, M, Hilmy N. (1983), Pengawetan Makanan Dengan Iradiasi, Risalah Seminar Nasional. Jakarta, 6-8 Juni 1983.

Natalia, Lili. Priadi A. Irawati Z. (2009). Pengaruh Iradiasi Terhadap Daya Hidup Bakteri Kontaminan Dalam Makanan, Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner (JITV) 14(1); 58-65, Pusat Penelitiandan Pengembangan Peternakan.

Carlos O. Lomelí-Ortega, Sergio F. Martínez-Díaz. (2014). Phage therapy against Vibrio parahaemolyticus infection in the white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) larvae. Aquaculture 434:208–211.

Owens, L., Busico-Salcedo., Nancy. (2006). Vibrio harveyi: Pretty Problems in Paradise (Chapter 19). In Thompson, Fabiano; Austin, Brian; Swings, Jean. The Biology of Vibrios. ASM Press.

Putri, Fabriyana N.A., Wardani, Kirana A., Harsojo. (2015). Aplikasi Teknologi Iradiasi Gamma dan Penyimpanan Beku pada Seafood. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 2, p 345-352 April 2015.

Rukyani, A., Taufik, P., dan Taukhid. (1992). Penyakit Kunang-Kunang (Luminescence vibriosis) di Hatchery Udang Windu dan Cara Penanggulangan Penyakit Benur di hatchery Udang. Jurnal Litbang Pertanian.2:1-17.

Silinder, M., A. Yekta Ozer. (2009). Sterilization Methods and the Comparison of E-Beam Sterilization with Gamma Radiation Sterilization. FABAD J. Pharm. Sci., 34:43–53.

Sinaga R. (2000). Pemanfaatan Teknologi Iradiasi dalam Pengawetan Makanan. Prosiding Seminar Ilmiah Nasional dalam Rangka Lustrum IV Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Penerbit MEDIKA, Yogyakarta, 2–7.

Tetriana D, Sugoro I. (2007). Aplikasi Teknik Nuklir dalam Bidang Vaksin. Jurnal Alara Vol. 1. PTKMR- BATAN, PATIR – BATAN Pasar Jumat, Jakarta.

Downloads

Published

2017-01-31

Issue

Section

Articles