Analisis Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Alang-Alang Taman Nasional Karimunjawa
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkn.v16i2.9008Keywords:
kelimpahan fitoplankton, lamun, KarimunjawaAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton pada ekosistem lamun dan lepas pantai perairan Alang-alang Karimunjawa serta faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Alang-alang Karimunjawa Desember 2019. Metode Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan di 10 stasiun menggunakan metode purposive sampling. Analisis data sistem karbonat menggunakan analisis komponen utama (PCA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton tertinggi pada Perairan pantai Alang-alang Karimunjawa bulan Desember 2019 diperoleh pada ekosistem lamun dengan kisaran rata-rata sebesar 380 individu/L, sedangkan pada perairan lepas pantai hanya berkisar 200 individu/liter. Faktor-faktor yang paling mempengaruhi kelimpahan fitoplankton tersebut yaitu klorofil-a dengan nilai R2 sebesar 0,96 dan r sebesar 0,98, variabel lain yang memiliki hubungan kuat dengan kelimpahan fitoplankton berdasarkan analisis PCA (Principal Componen Analysis) yaitu nitrat dan silikat.References
Afdal. (2016). Fluks CO2 di Perairan Pesisir Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Oseanologi Dan Limnologi, 1(2), 91-103. 10.14203/oldi.2016.v1i2.14
Agustin, R., Kepel, T. L., Afiati, R. N., Salim, H. L., Astrid, M., Daulat, A., Mangindaan, P., Sudirman, N., Rahayu, Y. P., Suryono, D. D., & Hutahaenan, A. (2014). Peran Ekosistem Lamun Sebagai Blue carbon Dalam Mitigasi Perubahan Iklim, Studi Kasus Tanjung Lesung, Banten. Jurnal Segara, 10(2), 107-117.
Cai, W. J., & Wang, Y. (1998). The chemistry, fluxes, and sources of carbon dioxide in the estuarine waters of the Satilla and Altamaha Rivers, Georgia. Limnology and Oceanography, 43(4), 657–668.
Cox, E. J., Marxsen, J., & Horvath, T. G. (2012). Primary Producers. Central European Stream Ecosystems: The Long Term Study of the Breitenbach, III(2), 99–129.
Dewanti, L. P. P., Putra, I. D. N. N., & Faiqoh, E. (2018). Hubungan Kelimpahan dan Keanekaragaman Fitoplankton dengan Kelimpahan dan Keanekaragaman Zooplankton di Perairan Pulau Serangan, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 4(2), 324-335.
Erlania, E., Nirmala, K., & Soelistyowati, D. T. (2013). Penyerapan Karbon pada Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezii dan Gracilaria gigas diPerairan Teluk Gerupuk, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Riset Akuakultur, 8(2), 287-297.
Firdaus, M. R., & Wijayanti, L. A. S. (2019). Fitoplankton dan Siklus Karbon Global. Oseana, 44(2), 35–48.
Fourqurean, J. W., Duarte, C. M., Kennedy, H., Marbà , N., Holmer, M., Mateo, M. A., Apostolaki, E. T., Kendrick, G. A., Krause-Jensen, D., McGlathery, K. J., & Serrano, O. (2012). Seagrass ecosystems as a globally significant carbon stock. Nature Geoscience, 5(7).
Hartati, R., Pratikto, I., & Pratiwi, T. N. (2017). Biomassa dan Estimasi Simpanan Karbon pada Ekosistem Padang Lamun di Pulau Menjangan Kecil dan Pulau Sintok , Kepulauan Karimunjawa. Buletin Oseanografi Marina, 6(1), 74–81.
Hartoko, A., & Kangkan, A. L. (2010). Spatial Modeling for Mariculture Site Selection Based on Ecosystem Parameters At Kupang Bay, East Nusa Tenggara Indonesia. International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES), 6(1), 57–64.
Hidayah, G., Wulandari, S. Y., & Zainuri, M. (2016). Studi Sebaran Klorofil-a Secara Horizontal di Perairan Muara Sungai Silugonggo Kecamatan Batangan, Pati. Buletin Oseanografi Marina, 5(1), 52-59.
Ikawa, H., & Oechel, W. C. (2011). Air-sea CO2 exchange of beach and near-coastal waters of the Chukchi Sea near Barrow, Alaska. Continental Shelf Research, 31(13), 1357–1364.
Kaswadji, R. F., & Koropitan, A. F. (2012). Pertukaran Gas CO2 Udara-Laut di Perairan Selat Nasik, Belitung. Jurnal Perairan Tropis, 1(2),43.
Kawaroe, I. M. (2009). Perspektif lamun sebagai blue carbon sink di laut. 2, 1–12.
Latifah, N., Endrawati, H., & Febrianto, S. (2019). Distribusi Spasial Fluks Karbon Dioksida Di Perairan Karimunjawa, Indonesia. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(2), 357–368.https://doi.org/10.29244/jitkt.v11i2.23692
Pertamawati. (2010). Pertumbuhan Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L) Dalam Lingkungan Fotoautotrof Secara Invitro. Sains Dan Teknologi Indonesia, 12(1), 31–37.
Prasetyawan, I. B., Maslukah, L., & Rifai, A. (2017). Pengukuran Sistem Karbon Dioksida (CO2) Sebagai Data Dasar Penentuan Fluks Karbon Di Perairan Jepara. Buletin Oseanografi Marina, 6(1), 9-16.
Pachauri, R. K., L. A. M. & C. W. T. (2014). Climate Change 2014 Synthesis Report Summary Chapter for Policymakers. Ipcc, 151. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324
Risamasu, F. J. L., Prayitno, B., Pembahasan, H., & Metode, M. (2012). Kajian Zat Hara Fosfat, Nitrit, Nitrat dan Silikat di Perairan Kepulauan Matasiri, Kalimantan Selatan. Ilmu Kelautan - Indonesian Journal of Marine Sciences, 16(3), 135–142.
Ristina, M., Sulardiono, B., & Solichin, A. (2018). Hubungan Kerapatan Lamun (Seagrass) dengan Kelimpahan Teripang (Holothuria) di Pantai Alang-Alang Taman Nasional Karimunjawa. Journal of Maquares, 7(4), 452–457.
Rustam, A., Bengen, D. G., Gaol, Z. A. & J. L. (2014). Dissolved inorganic carbon (DIC). Aquatic Ecology, 6(Dic), 397–415.
Takahashi, T., Sutherland, S. C., Wanninkhof, R., Sweeney, C., Feely, R. A., Chipman, D. W., Hales, B., Friederich, G., Chavez, F., Sabine, C., Watson, A., Bakker, D. C. E., Schuster, U., Metzl, N., Yoshikawa-Inoue, H., Ishii, M., Midorikawa, T., Nojiri, Y., Körtzinger, A., … de Baar, H. J. W. (2009). Climatological mean and decadal change in surface ocean pCO2, and net sea-air CO2 flux over the global oceans. Deep-Sea Research Part II: Topical Studies in Oceanography, 56(8–10), 554–577.
Tangke, U. (2010). Ekosistem Padang Lamun. Jurnal Ilmiah Agribisnis Dan Perikanan (Agrikan UMMU-Ternate), 3(1), 9–29.
Zeebe, R. E., & Gladrow, D. W. (2003). CO2 in Sea Water: Equilibrium, Kinetics, Isotopes. Elsevier Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9).
Zulhaniarta, D., Fauziyah., Sunaryo, A. I., & Aryawati, R. (2015). Distribution of Chlorophyll-a Concentration To Nutrient in Banyuasin Estuary Banyuasin Regency. Maspari Journal, 7(1), 9–20.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
