Kelimpahan Bibit Lobster di Teluk Bumbang Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkn.v17i2.10634Kata Kunci:
lobsters, pasang surut, suhuAbstrak
Kebijakan pemerintah membuka ekspor bibit lobster tahun 2020 disambut gembira nelayan Lombok tengah, karena mereka bisa menangkap bibit lobster kembali. Upaya mengendalikan stok bibit lobster di alam agar berkelanjutan perlu data kelimpahan bibit lobster. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelimpahan bibit lobster di Teluk Bumbang Kabupaten Lombok Tengah. Periode penelitian mulai September 2020 hingga Februari 2021. Titik sampling di 3 lokasi yaitu bagian dalam, bagian tengah dan bagian luar dari teluk Bumbang. Penangkapan bibit lobster menggunakan alat tangkap tradisional yaitu pocong. Jenis bibit lobster yang tertangkap yaitu lobster mutiara (Panulirus ornatus) dan lobster pasir (P. Homarus). Hasil tangkapan bibit lobster paling banyak pada bagian tengah Teluk Bumbang. Tingginya kelimpahan bibit lobster di bagian tengah teluk disebabkan oleh ombak kecil, perairan relative lebih dalam, serta tidak banyak aktivitas nelayan. Terdapat fluktuasi hasil tangkapan bibit lobster pada setiap periode penangkapan. Hal ini dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pasang surut dan suhu perairan. Pengaruh pasang surut terhadap kelimpahan bibit lobster lebih dipenagruhi efek pasang surut berupa arus dan gelombang. Suhu perairan berubah dari dingin di awal penelitian menjadi lebih hangat di akhir penelitian. Pada saat suhu berubah dari dingin ke panas (hangat) terjadi peningkatan kelimpahan bibit lobster yang signifikan.Referensi
Andayani, K. & Isti, K. (2021). Potensi Benih Bening (Peurulus) Dan Budidaya Lobster Dalam Wiadnyana, N.N. & Sugama, K. (Ed.) Harapan Dan Tantangan Riset Sumber Daya Dan Pengembangan Teknologi Alat Dan Mesin Perikanan Untuk Budidaya Lobster. (pp. 125-144). Pusat Riset Perikanan-BRSDM-KKP. Amafrad-Press. Jakarta.
Arifin, T. & Heriati, A. (2017). Karakteristik Kimia Perairan dan Hasil Tangkapan Benih Lobster di Teluk Bumbang, Lombok Tengah. Dalam Arifin, T., Yulius, Mustikasari, E., Heriati, A. & Ramdhan, M. (Ed.) Bunga Rampai Iptek Sumberdaya Pesisir untuk Pengembangan Blue Economy di Pulau Lombok. (pp. 5-21). Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir-BPPKP-KKP. IPB-Press. Jakarta
Aswandy, I & Moosa, M, K. (1984). Udang Karang (Panulirus spp.) Perairan Indonesia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta.
Erlania., Radiarta, I, N., & Haryadi, J. (2016). Status Pengelolaan Sumberdaya Benih Lobster Untuk Mendukung Perikanan Budidaya: Studi Kasus Perairan Pulau Lombok. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 8(2), 85-96
Fain, H. (2017). Model Rantai Pasok Lobster Air Laut Di Lombok NTB. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana IPB.
FAO. (1991). Marine Lobsters of The World; An Annotated and Illustrated Catalogue of Marine Lobsters Known to Date. Rome.
Hilyana, S., Nurliah, Gigentika, S., Himawan, M.R., Amir, S., Paryono, et al. (2019). EAFM Assessment for Lobster Fishery and Proposed Intervention Management Actions, Developing Fisheries Improvement Program for Lobster Fishery in Selected Area of FMA 573 Kerjasama Fao-Direktorat Pengelolaan Sumberdaya Ikan KKP- Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) Faperta Unram.
Hilyana, S., Nurliah, Gigentika, S., Himawan, M.R., Amir, S., Paryono, et al. et al. (2021). Community-Based Integrated Multi-Trophic Aquaculture System (Cb-Imtas) In West Nusa Tenggara (Ntb) Province, Fisheries Management Area (FMA) Of 573, Indonesia. Sub Activity #2: Feasibility Study of Cb-Imtas Pilot Project in West Nusa Tenggara Province of Indonesia FMA 573. Kerjasama Fao GEF- Directorate General Of Capture Fisheries KKP-Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) Faperta Unram.
Romimohtarto, K. & Juwana. S. (2005). Biologi Laut: Ilmu Pengetahuan Tentang Biota Laut. Djambatan. Jakarta.
Setyono, D. E. D. (2006). Budidaya Pembesaran Udang Karang (Panulirus Spp.). Oseana, 31(4), 39-48.
Setyanto, A., Rachman, N. A., & Yulianto, E. S. (2018). Distribusi dan Komposisi Spesies Lobster yang Tertangkap di Perairan Laut jawa Bagian Timur. Jurnal Perikanan UGM, 20(2), 49-55.
Sukoraharjo, S. S, & Tenny, A. (2021). Prospek Pasar Kompartemen Dasar Untuk Budidaya Lobster. Dalam Wiadnyana, N.N. & Sugama, K. (Ed.) Harapan Dan Tantangan Riset Sumber Daya Dan Pengembangan Teknologi Alat Dan Mesin Perikanan Untuk Budidaya Lobster. (pp. 209-236). Pusat Riset Perikanan-BRSDM-KKP. Amafrad-Press. Jakarta.
Triharyuni, S. & Ngurah N. W. (2017). Aspek Biologi Dan Musim Penangkapan Lobster (Panulirus Spp) Di Perairan Kupang Nusa Tenggara Timur. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 23(3), 167-180.
Witomo, C. M., & Nurlaili. (2015). Strategi Keberlanjutan Pengelolaan Bibit Lobster Di Perairan Lombok. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 5(1), 11-18.
Yusuf, H. N., Ali, S., Thomas, H., & Anthony, S. P. (2017). Parameter Populasi Lobster Bambu (Panulirus Versicolor) Di Perairan Simeulue. Bawal, 9(3), 185-195.
Yonvitner., Imran, Z., Martasuganda, S., Nababan, B. O., Tokan, F. M., Cahyo, S. D., & Ramadhani, R. A. (2019). Lobster Population Parameter in Bumbang Bay, Central Lombok. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 11(2), 40-50. Doi=10.20473/Jipk.V11i2.1318.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
