Analisis Model Rendaman Rob di Desa Tambakbulusan Kabupaten Demak Sebagai Evaluasi Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Bahari
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkn.v19i2.14000Kata Kunci:
Genangan Rob, Kenaikan Muka Air Laut, Desa Wisata Bahari, TambakbulusanAbstrak
Kabupaten Demak salah satu kawasan pesisir di utara Jawa Tengah yang sering mengalami banjir rob akibat kenaikan muka air laut dengan dampak yang siginifikan di wilayah tersebut seperti  terganggunya kegiatan pariwisata yang dikelola oleh masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan potensi genangan rob yang terjadi di Desa Tambakbulusan dan akan digunakan sebagai referensi rencana pengembangan wisata bahari di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kajian model genangan rob dari pasang surut dengan periode pengumpulan data sekunder selama 5 tahun dan uji akurasi hasil uji lapangan. Elevasi muka air laut lokasi kajian menggunakan prediksi pasang surut global MIKE 21 dan selanjutnya diolah untuk mendapatkan nilai bilangan Formzhal untuk mengetahui tipe pasang surut lokasi, dan selisih nilai HHWL dan MSL tertinggi selama 5 tahun periode. Model genangan rob kemudian dibuat dengan bantuan raster calculator pada ArcMap 10.8. Hasil penelitian menunjukan bahwa model genangan memiliki nilai accuracy sebesar 0,89 atau akurasi model 89%, nilai precision sebesar 1 atau presisi prediksi nilai positif 100%, dan recall sebesar 0.87 atau model dapat menangkap kasus positif sebanyak 87%. Hal ini menunjukkan bahwa algoritma memberikan hasil klasifikasi kondisi pesisir Tambakbulusan saat banjir rob terjadi dengan sangat baik. Pengolahan elevasi muka air laut menunjukan kawasan pesisir Desa Tambakbulusan yang memiliki tipe pasang surut campuran condong harian tunggal dengan bilangan Formzhal sebesar 1,526, dikategorikan memiliki tingkat kerentanan sedang. Genangan rob dengan tinggi muka laut 78 cm saat pasang menjangkau 72,11% luas Tambakbulusan dimana terdapat are tambak seluas 410,91 Ha dan area sawah seluas 3,88 Ha, sedangkan untuk pemukiman warga tidak terkena dampak dari banjir rob.Referensi
Abdullah, I. A., & Hadibasyir, H. Z. (2023). The Dynamics of Changes in the Coastline of the Sayung Coastal Community in Demak Regency Using Remote Sensing Imagery. In International Conference of Geography and Disaster Management (ICGDM 2022) (pp. 436-449). Atlantis Press.
Afifah, S., & Hizbaron, D. R. (2020). Vulnerability assessment of residential buildings to tidal flood hazards in Sriwulan Village, Sayung District, Demak Regency. In E3S Web of Conferences (Vol. 200, p. 01008). EDP Sciences.
Derajat, R. M., Sopariah, Y., Aprilianti, S., Taruna, A. C., Tisna, H. A. R., Ridwana, R., & Sugandi, D. (2020). Klasifikasi tutupan lahan menggunakan citra LANDSAT 8 Operational Land Imager (OLI) di Kecamatan Pangandaran. Jurnal Samudra Geografi, 3(1), 1-10.
Haloho, E. H., & Purnaweni, H. (2020). Adaptasi masyarakat Desa Bedono terhadap banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Journal of Public Policy and Management Review, 9(4), 150-158.
Ismanto, K., Pratikwo, S., Madusari, B. D., & Christianto, P. A. (2021). Analisis kebutuhan masyarakat terdampak banjir rob: studi kasus Kota Pekalongan. Jurnal Litbang Kota Pekalongan, 19(1), 20-28.
Kurniawan, D., Prasetyo, S. Y. J., & Fibriani, C. (2021). Sebaran vegetasi pada kawasan berpotensi bencana banjir pesisir (rob) Kota Semarang. Indonesian Journal of Computing and Modeling, 4(1), 10-13.
Marutho, D. (2019). Perbandingan metode Naive Bayes, KNN, Decision Tree pada laporan water level Jakarta. Jurnal Ilmiah Infokam, 15(2), 90-97.
Muzakki, A., Rizky, A. C., & Nafisah, A. S., (2022). Analisis banjir rob dan penanggulangannya di Kota Semarang. Indonesian Conference of Maritime, 1(1), 13-25.
Normawati, D., & Prayogi, S. A. (2021). Implementasi Naïve Bayes classifier dan confusion matrix pada analisis sentimen berbasis teks pada Twitter. Jurnal Sains Komputer Dan Informatika, 5(2), 697-711.
Pasaribu, R. P., Sewiko, R., & Arifin, A. (2022). Application of the admiralty method to process tidal data in the waters of The Nasik Strait-Bangka Belitung. Jurnal Ilmiah PLATAX, 10(1), 146-160.
Putri, E. E., Galib, M., & Mubarak, M. (2021). Analysis of inundation area as an impact of sea level rise in kota pariaman district, west sumatera Province. Journal of Coastal and Ocean Sciences, 2(3), 193-200.
Rahmanto, F. S., Peranginangin, J., dan Pradipta, M. P. Y. 2020. Strategi Pengembangan Istana Tambakbulusan Sebagai Destinasi Wisata Bahari di Kabupaten Demak. Jurnal Pariwisata Indonesia, 15(2), 24-38.
Semedi, B., Rachmansyah, A., Marjono, M., Yanuwiadi, B., Afandhi, A., Bayuaji, G. D. A. P., Syam’s, N. D. S., Diza, N. F., Safitri, N. L. E., & Hikmawati, V. F. (2023). Pemetaan dan analisis kerugian daerah terdampak banjir rob di Kecamatan Kraksaan, Probolinggo. Geo-Image Journal, 12(2), 108-120. https://doi.org/10.15294/geoimage.v12i2.66807
Sihombing, D. Y. S., Zainuri, M., Maslukah, L., Widada, S., & Atmodjo, W. (2021). Studi sebaran ukuran butir sedimen di Muara Sungai Jajar, Demak, Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 3(1), 111-119.
Suanda, A., Driptufany, D. M., Defwaldi, D., Fajrin, F., & Armi, I. (2024). Pemodelan Spasial Genangan Banjir Akibat Kenaikan Genangan Air Laut (Rob) di Kota Padang. Aerospace Engineering, 1(2), 19-19.
Supriyadi, E., & Siswanto, W. S. (2019). Analisis pasang surut di perairan Pameungpeuk, Belitung, dan Sarmi berdasarkan metode Admiralty. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 19(1), 29-38.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
