MIGRASI VERTIKAL ZOOPLANKTON DI LAUT BANDA

Auteurs

  • Domey Moniharapon Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Indra Jaya Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Henry Manik Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Sri Pujiyati Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Totok Hestirianoto Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Augy Syahailatua Balai Konservasi Biota Laut Ambon, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Ambon

DOI :

https://doi.org/10.15578/jkn.v9i3.6211

Mots-clés :

Volume hamburan, migrasi vertikal, zooplankton

Résumé

Analisis migrasi vertikal zooplankton di Laut Banda telah dilakukan berdasarkan nilai hambur balik akustik yang diperoleh dari pengukuran pada tanggal 21-30 November 2013 menggunakan instrument akustik simrad EK 500 yang dipasang pada Kapal Riset Baruna Jaya VII. Hasil analisis menunjukan migrasi vertikal zooplankton di Laut Banda merupakan fungsi dari waktu dan konsentrasi klorofil. Agregasi zooplankton berada pada lapisan permukaan 0-25 meter untuk setiap waktu pengamatan, bersamaan dengan nilai konsentrasi khorofil yang tinggi yakni mencapai 2,1 mg/m3. Nilai volume hamburan balik akustik rerata pada strata kedalaman 0-25 meter adalah -84,31 dB, pada kedalaman 25-50 meter sebesar -82,02 dB dan pada kedalaman 50-75 meter sebesar -83,9 dB.

Références

Arinardi, O. H. (1997). Status pengetahuan plankton di Indonesia. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia. Puslitbang – LIPI. Jakarta.

Bayli, I. A. H. (1986). Aspects of diel vertical migration in zooplankton and its enigma variations. Limnologi in Australia. CSIRO Aust, Melbourne, Australia, 349-368.

Chu, D., Wiebe, P., & Copley, N. (1992). Interference of material properties of zooplankton from acoustic and resistivity measurement. ICES Journal of Marine Science, 57, 1128-1142.

Greenlaw, C. F. (1979). Acoustical estimation of zooplankton population. Limnologi and Oceanografi, 24, 226-242.

Greene, C. H. & Wiebe, P. H. (1998). New devolepments in bioacoustical oceanography. Sea Technol, 229, 27-29.

Hutabarat, S., & Evans, S. M. (1986). Kunci Identifikasi Zooplankton. UI Press. 98 hal.

Mac Lennan, D. N., & Simmonds, E. J. (1992). Fisheries Acoustic. Chapman and Hall. 325 p.

Nontjie, A. (1987). Laut Nusantara. Penerbit Djambatan. Jakarta.

Nybakken, J. W. (1992). Biologi laut: Suatu Pendekatan Ekologis. Alih bahasa Eidman dkk. P.T Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Ohman, M. D. (1990). The demographic benefis of diel vertical migration by zooplankton Ekological Monograph, 60: 257-281.

Ruttner, F. (1975). Fundamental of Limnology. University of Toronto Press. Toronto of euphasiids using 120 kHz sounder and their In situ orientation. Canadian Journal of Fisheries and Aquatic Sciences, 37, 693-702.

Stanton, T. K., Wiebe, P., Chu, D., Benfield, M. C., Scanlon, L. & Martin, L. (1994). On acoustic estimation of zooplankton biomass. J. Mar. Sci, 51, 502-512.

Steinberg, D. K., Goldthwait, S. A., & Hansel, D. A. (2002). Zooplankton vertical migration and the active transport of dissolved organic and in organic nitrogen in the Sargasso Sea. Deep Sea Research I, 49, 1445-1461.

Sutomo, A. B., & Nugroho, D. (1994). Penggunaan fish finder dan jarring nansen untuk studi migrasi vertical zooplankton. Makalah dibacakan pada Symposium Perikanan Indonesia, 1993.

Wickstead, J. D. (1965). An Introduction to the Study of Plankton. Vol 1, 1-60. London. Hutchinson Tropical Monograph.

Téléchargements

Publiée

2014-11-28

Numéro

Rubrique

Articles