Simulasi Daya Dukung Lingkungan di Pulau Gili Ketapang-Probolinggo dengan Mengandalkan Curah Hujan sebagai Pemenuhan Kebutuhan Air
DOI :
https://doi.org/10.15578/jkn.v14i1.6861Mots-clés :
Daya dukung lingkungan, Pulai Gili Ketapang, curah hujan, penentuan kebutuhan airRésumé
Hujan merupakan salah satu sumberdaya air yang penting bagi kehidupan manusia. Keseimbangan lingkungan dapat diketahui dari ketersediaan sumber air yang berguna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk menunjang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Salah satu cara menentukan daya dukung lingkungan adalah dengan pendekatan ketersediaan dan kebutuhan air. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan simulasi terhadap status daya dukung lingkungan berdasarkan ketersediaan air bulanan dari curah hujan dan kebutuhan air di Pulau Gili Ketapang-Probolinggo dalam satu tahun. Metode yang digunakan untuk mengetahui daya dukung lingkungan adalah analisis kuantitatif melalui perbandingan antara penghitungan ketersediaan air dan kebutuhan air. Hasil penghitungan status daya dukung lingkungan berdasarkan ketersediaan air dan kebutuhan air di Gili Ketapang apabila dihitung berdasarkan kebutuhan layak air minum 130 liter/orang/hari adalah defisit sebesar 33.389.799,47 liter/bulan.Références
BPS. (2014).Wilayah Kecamatan Sumberasih dalam angka 2013, Badan Pusat Statistik, Kabupaten Probolinggo.
Fauzi. (2004). Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Teori dan Aplikasi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
GFN. (2010). The Ecological Wealth of Nations, Global Footprint Network, Oakland, California
Mayasari F. E. (2014). Penggunaan Bahasa Madura Di Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo: Kajian Sosiolinguistik, Skripsi, Universitas Airlangga, Surabaya.
MENLH. (2009). Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2009, Tentang Pedoman Penentuan Daya Dukung Lingkungan Hidup Dalam Penataan Ruang Wilayah, Deputi V MENLH Bidang Penaatan Lingkungan, Jakarta.
Meyers G., McIntosh P., Pigot L., & Pook, M. (2007). The Years of El Niño, La Niña, and Interactions with the Tropical Indian Ocean, Journal of Climate, American Meteorological Society, 20, 2872-2880.
Poediastoeti, H. (2013). Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Terhadap Pola Pemakaian Air Domestik, Jurnal Lingkungan-Sultan Agung, (1)1, 64-77.
Prastowo, (2010). Daya Dukung Lingkungan Aspek Sumberdaya Air, Working Paper P4W. Crestpent Press, Bogor.
Putuhena F. (2004). Ketersediaan dan Kebutuhan Air, Transformasi kebijakan pengelolaan sumberdaya air, LIPI Press, Jakarta
Qing, Z. X., Hui, R., Qi, Y., Lan, H. E. C., & Hui Y. H. (2013). Scenarios Simulation on Carrying Capacity of Water Resources in Kunming City, Procedia Earth and Planetary Science, 5, 107 – 112.
Ramadhan, M., Suharnoto, Y., Tarigan, S. D., & Arifin, H. S. (2018). Simulation of environmental carrying capacity in Bogor City, Indonesia, which rely on rainfall as water supply. AES Bioflux, 10(2):68-78.
Safuan, H. M., Towers, I. N., Javanoski, Z., & Sidhu, H. S. (2013). Coupled logistic carrying capacity model, ANZIAM JOURNAL, 53, C172-C184
Samekto, C., & Winata, E. S. (2010). Potensi Sumber Daya Air di Indonesia, Seminar Nasional: Aplikasi Teknologi Penyediaan Air Bersih untuk Kabupaten/Kota di Indonesia, PTL-BPPT: Jakarta
Setyaningrum, N., & Prasetya, G. A. (2017). Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Untuk Daya Dukung Lingkungan: Studi Kasus di Kabupaten Bojonegoro, Prosiding Seminar Nasional Geomatika 2017: Inovasi Teknologi Penyediaan Informasi Geospasial untuk Pembangunan Berkelanjutan,Badan Informasi Geospasial, Cibinong.
Strahler, A, N., & Strahler, A. H. (1984). Elements of Physical Geography, (4th ed.), John Wiley & Sons.
Sutjahjo, N., Anggraini, F., & Pamekas, R. (2011). Konsumsi Dan Pelanggan Air Minum Di Kota Besar dan Metropolitan, Jurnal Permukiman, 6(3), 138-146.
Syaifullah, M. D. (2014). Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual di Tiga DAS di Indonesia, Jurnal Meteorologi Dan Geofisika, 15(2), 109-118.
Téléchargements
Fichiers supplémentaires
Publiée
Numéro
Rubrique
Licence
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
