Perbandingan Kelimpahan Zooplankton Berdasarkan Mesh Size di Sekitar Areal Pertambakan Kecamatan Marana Kabupaten Maros
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkn.v19i1.13373Kata Kunci:
jumlah spesies, kelimpahan, mesh size, pertambakan, zooplanktonAbstrak
Kajian mengenai kelimpahan zooplankton secara parsial selama ini adalah menggunakan ukuran plankton net tertentu untuk jenis zooplankton tertentu, sehingga dibutuhkan kajian secara simultan yang membandingkan antara berbagai mesh zise dalam sebuah lokasi, untuk mengetahui mesh size yang paling tepat digunakan dalam pengambilan sampel zooplankton. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan jumlah jenis dan kelimpahan zooplankton yang tersaring antar mesh size plankton net yang berbeda di areal pertambakan. Penelitian dilakukan pada musim barat yaitu bulan Maret 2023 hingga Mei 2023 bertempat di kawasan Instalasi Tambak Percobaan Marana Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP), Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan yang dibagi atas 6 stasiun. Pengukuran parameter lingkungan dilakukan secara in-situ dan ex-situ. Plankton net yang digunakan sebagai perlakuan yaitu 25µm, 40µm 60µm. Pengukuran kualitas air in-situ dan pengambilan sampel plankton dilakukan per dua minggu. Analisis statistik yang digunakan adalah Analisis One Way Anova, Uji lanjut Post-Hoc Test menggunakan metode Tukey untuk membandingkan rata-rata kelimpahan dan jumlah spesies antar mesh size. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah spesies yang tersaring berdasarkan mesh size plankton net yaitu plankton net size 60 µm berbeda jumlah spesies yang tersaring dengan mesh size 25µm dan 40µm, tetapi 25µm dan 40µm tidak berbeda. Rata rata kelimpahan zooplankton pada mesh size 25 µm (255 ind/l) berbeda nyata lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata kelimpahan zooplankton pada mesh size 60 µm (60 ind/l). Rata-rata kelimpahan 40 µm (106 ind/l) tidak berbeda dengan 25 µm maupun 60 µm. ÂReferensi
APHA. (2017). Standards Methods for the Examination of Water and Wastewater. 23rd Edition. American Public Health Association, Wasington D.C. pp. 857.
Aryawati, R., Melki., Muslim, E., Ulqodry, T. Z., Diansyah, G., Isnaini., & Sukrisna, W. (2022). Kelimpahan Dan Sebaran Zooplankton Di Perairan Sungai Musi Bagian Hilir Sumatera Selatan. Maspari Journal, 14(2), 123–132.
Augusta, T. S. (2013). Struktur Komunitas Zooplankton Di Danau Hanjalutung Berdasarkan Jenis Tutupan Vegetasi. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 2(2), 68–74.
Chrismadha, T., & Widoretno, M. R. (2016). Pola Pemangsaan Fitoplankton oleh Zooplankton Daphnia magna. LIMNOTEK Perairan Darat Tropis Di Indonesia, 23(2), 75–83.
Djarijah, A. S. (1995). Pakan Alami Ikan. Kanisius, Yogyakarta. pp.87.
Ebert, D. (2005). Ecology, Epidemiology and Evolution of Parasitism in Daphnia. National Center for Biotechnology Information, Bethesda, US. pp.110.
Fachrul, M. F. (2007). Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara, Jakarta. pp. 198.
Fitriya, N., & Lukman, M. (2013). Komunitas Zooplankton di Perairan Lamalera dan Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur. Journal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 5(1), 219–227.
Hatta, M., Umar, N. A., & Rustam, A. (2022). Perbandingan Klorofil-a dan Kelimpahan Plankton di Perairan Pantai Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Kelautan Nasional, 17(1), 37-46. https://doi.org/10.15578/jkn.v17i1.10914
Imanto, P. T., & Sumiarsa, G. S. (2010). Keragaan Copepoda Cyclopoida: Apocyclops sp. Pada Kondisi Kultur. Jurnal Riset Akuakultur, 5(3), 363.
Institute for Marine and Antarctic Studies (IMAS). (2013). Sampling Zooplankton. University of Tasmania, Australia.
Kurochkina, T. F., Nasibulina, B. M., Bakhshalizadeh, S., Popov, N., Kuanysheva, G., Fazio, F., & Ali, A. M. (2023). Plankton Community Structure and Biomass in the Eastern Middle Caspian Sea. MDPI, 15(138), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ w15010138
Lahope, H. B., Wullur, S., Rimper, J., Pangkey, H., & Rumengan, I. (2013). Minute rotifers from estuarine waters in North Sulawesi, Indonesia, and their potentials as starting food for fish larvae. Jurnal Perikanan Dan Kelautan Tropis, 9(April), 8–12.
Newel, G. E., & Newel, R. C. (1977). Marine Plankton. Hutchintson, London. pp. 244.
Nybakken, J. (1992). Biologi Laut Suatu Pendekatan Ekologis. PT Gramedia, Jakarta. pp. 240.
Padang, A. (2023). PLANKTONOLOGI. Penerbit BRIN .Jakarta.2023. Edisi.Revisi.Subyek.Plankton. pp.241
Syberg-Olsen, M. J., Irwin, N. A. T., Vannini, C., Erra, F., Di Giuseppe, G., Boscaro, V., & Keeling, P. J. (2016). Biogeography and character evolution of the ciliate genus Euplotes (Spirotrichea, Euplotia), with description of Euplotes curdsi sp. nov. PLoS ONE, 11(11), 1–18. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0165442
Tambaru, R., Massinai, A., & Gustina. (2020). Detection of habs in the coastal waters of maros, South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Advanced Science and Technology, 29(6), 1672–1679.
Tambaru, R., Muhiddin, A. H., & Malida, H. S. (2014). Analisis Perubahan Kepadatan Zooplankton Berdasarkan Kelimpahan Fitoplankton Pada Berbagai Waktu dan Kedalaman di Perairan Pulau Badi Kabupaten Pangkep. Torani (Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan), 24(3), 40–48.
Tambaru, R., Rasyid, A., & Faturahman. (2018). Fenomena Distribusi Zooplankton di Perairan Laut Makassar. Jurnal Pengelolaan Perairan, 1(2), 1–9.
Taufiqurahman, W., Yudha, I. G., & Damai, A. A. (2017). Efektivitas Pemberian Pakan Alami Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan. E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 6(1), 669–674.
Tsukii Y. (2005). Gomphonema Vibrio Ehrenberg, cell body. Diakses di http://protist.i.hosei. ac.jp/ (Diakses 22 November 2023).
Umar, N. A., & Hatta, M. (2021). Jenis Dan Struktur Tropik Level Ikan Di Danau Tempe Kabupaten Soppeng Propinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 21(3), 674–680. https://doi.org/10.35965/eco.v21i3. 1315
Umar, N. A., Kaswadji, R., Damar, A., Muchsin, I., & I W Nurjaya. (2009). Dinamika Populasi Plankton dalam Area Pusat Penangkapan Benur dan Nener di Perairan Pantai Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Forum Pascasarjana, 32(April), 91–102.
Yamaji, I. (1979). IIustration of Marine Plankton of Japan. Haikusha Publishing Co. Ltd, Japan. pp. 572.
Yusanti, I. A. (2019). Kelimpahan Zooplankton sebagai Indikator Kesuburan Perairan di Rawa Banjiran Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 16(1), 33. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v16i1.2849
[BWS] Balai Wilayah Sungai Bali – Penida. (2016). Informasi pembangunan bendungan di Muara Tukad Badung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
