TINJAUAN ASPEK KLIMATOLOGI (ENSO DAN IOD) DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKSI GARAM INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.15578/jkn.v12i2.6061Kata Kunci:
ENSO, IOD, Produksi Garam, Curah Hujan, Gagal PanenAbstrak
Indonesia yang berada pada wilayah pertemuan Samudera Pasifik dan Samudera India sangat terpengaruh oleh dinamika iklim dan cuaca yang disebabkan oleh adanya ENSO dan IOD. Pengaruh ENSO dan IOD terhadap produksi garam di Indonesia masih belum banyak dikaji. Tulisan ini merupakan kajian literature yang menyandingkan data ENSO dan DOI dengan curah hujan dan produksi garam. Kejadian El Nino kuat bersamaan dengan IOD positif mengakibatkan musim kemarau panjang sehingga panen garam berlangsung lebih lama dan meningkat kuantitasnya, seperti yang terjadi pada tahun 1997 dan 2015. Sebaliknya kejadian La Nina bersamaan dengan IOD negative mengakibatkan musim kemarau basah sehingga terjadi gagal panen garam, sebagaimana yang terjadi pada 2010 dan 2016. Jika terjadi El Nino sangat kuat bersamaan dengan IOD positif, maka perlu diwaspadai ketika terjadi kecenderungan berubah menjadi La Nina secara drastis apalagi bersamaan dengan fase IOD negative di tahun berikutnya. Pemahaman terhadap pola siklus ENSO dan IOD dapat menjadi upaya mitigasi dari risiko gagal panen garam serta menjadi dasar bagi pengambil kebijakan untuk menjaga sufficiency stok garam dalam periode tertentu.Unduhan
Diterbitkan
2017-04-06
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
The author sends articles to Jurnal Kelautan Nsional holding the copyright, managed openly provided that:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Jurnal Kelautan Nasional is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
