ANALISIS STABILITAS TERHADAP OPERASIONAL DESAIN KAPAL IKAN 20 GT DI PALABUHANRATU

Penulis

  • Daud S.A. Sianturi Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan, Balitbang KP, KKP
  • Sofiyan M. Permana Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan, Balitbang KP, KKP

DOI:

https://doi.org/10.15578/jkn.v8i3.6231

Kata Kunci:

stabilitas, 20 GT, Palabuhanratu

Abstrak

Stabilitas merupakan salah satu aspek keselamatan dari sebuah desain kapal. Penelitian ini dilakukan di Palabuhanratu menggunakan desain kapal ikan berukuran 20 GT. Pada penelitian ini dilakukan analisis stabilitas pada 5 kondisi pembebanan kapal sehingga menghasilkan kapal yang baik sesuai standarisasi yang telah ditetapkan. Analisis stabilitas yang digunakan untuk mendapatkan lengan penegak GZ dilakukan dengan bantuan perangkat lunak untuk periode oleng menggunakan rumus International Maritime Organization (IMO) dan untuk mengetahui tinggi gelombang menggunakan rumus angkatan laut Jerman. Dari hasil penelitian menunjukkan kelima kondisi pembebanan yang terjadi di kapal memiliki stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO), periode oleng yang terjadi pada kapal berdasarkan kelima kondisi pembebanan berkisar 2,47-3,04 detik dan tinggi gelombang maksimal yang diterima oleh kapal sebesar 1,41 m dengan panjang gelombang sebesar 15,2 m.

Referensi

Biran, A.B., & Pulido, R.L. (2013). Ship hydrostatics and stability (2nd ed.). Oxford: Elsevier.

Fahrum, S.A. (2006). Kajian stabilitas dan keselamatan operasional kapal pole and line pada gelombang beam seas. Unpublished doctoral dissertation. Institut Pertanian Bogor, Indonesia.

Gudmundsson, A. (2009). Safety practicies related to small fishing vessel stability. Roma: FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper.

Hadi, E.S., Manik P., & Juwanto. (2012). Analisa performance kapal ikan tradisional KM. Rizky Mina Abadi dengan adanya modifikasi palka ikan berinsulasi polyuretahne. Jurnal Kapal, 9 (2), 68-73.

International Maritime Organization. (2002). Code on intact stability for all types of ships covered by IMO Instruments. London: IMO Publication.

Marjoni, Iskandae, B.H., & Imron M. (2010). Stabilitas statis dan dinamis kapal purse seine di Pelabuhan Perikanan Pantai Lampulo Kota Banda Aceh Nanggroe Aceh Darussalam. Jurnal Marine Fisheries, 1 (2), 113 – 122.

Pangalila, F.P.T. (2011). Stabilitas statis kapal pole and line KM Aldeis di Pelabuhan Perikanan Aertembaga Bitung Sulawesi Utara. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 7 (1), 21-26.

Paroka, D., Asri, S., Misliah, Sarna, M.A., & Haswar. (2012). Pengaruh karakteristik geometri terhadap stabilitas kapal. SENTA Inovasi Teknologi Kelautan. Surabaya, Indonesia. Hal 1-8.

Prasetyo, N.A., Murtedjo, M., & Djatmiko, E.B. (2012). Analisa stabilitas dinamis ecogreen barge pada operasi towing. Jurnal Teknik POMITS, 1(1), 1-6

Santoso, I.G.M., & Sudjono, J.S. (1983). Teori bangunan kapal 2. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Soegiono, Sastradiwongso, T., Sasongko, B., Andrianto, P., Soeweify, Moernadi, E., … Sastrowiyono, K. (2006). Kamus teknik perkapalan (4th ed.). Surabaya: Airlangga University Press.

Diterbitkan

2013-12-02

Terbitan

Bagian

Articles