STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI WILAYAH PESISIR
DOI :
https://doi.org/10.15578/jkpt.v1i0.12048Mots-clés :
terumbu karang, ekosistem, manajemen strategiRésumé
Indonesia dengan lebih dari 60% wilayah laut yang luas terbentang dari Sabang hingga Merauke memiliki banyak keanekaragaman sumber daya perairan yang sangat kaya. Salah satunya adalah terumbu karang yang harus dijaga kelestariannya. Terumbu karang adalah salah satu ekosistem laut dan pesisir yang memiliki peranan penting karena memiliki nilai ekologi dan ekonomi yang tinggi. Tingginya nilai-nilai tersebut membuat keberadaan ekosistem terumbu karang menjadi terancam akibat penyebab antropogenik seperti polusi yang mencemari perairan, aktivitas penangkapan ikan yang melebihi kapasitas, eutrofikasi, praktik penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Rusaknya ekosistem terumbu karang tidak hanya menurunkan kuantitas dan kualitas terumbu karang, tetapi juga mengurangi jumlah organisme lain yang berinteraksi dan hidup di sekitar terumbu karang. Untuk menjaga kelestarian ekosistem terumbu karang, perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan berupa kebijakan dalam perlindungan dan pengelolaan terumbu karang serta organisme laut untuk melindungi lingkungan laut dari pengaruh yang merugikan.
Références
Adriman. (2012). Desain Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang Secara Berkelajutan di Kawasan Konservasi Laut Daerah Bintan Timur Kepulauan Riau. [Disertasi]. Bogor : Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bab III, hal: 63 - 71.
Burke, L., Selig, E., Spalding, M. (2002). Reefs at risk in South East Asia, World Resources Institute, Washington DC., USA, pp 1-76
Burke, L., Reytar, K., Spalding, M., & Perry, A. (2012). Menengok Kembali Terumbu Karang yang Terancam di Segita Terumbu Karang. Word Resources Institute.
Hadi, T.A., Abrar, M., Giyanto, B. Prayudha, O. Johan, A. Budiyanto, A.R. Dzumalek., L.O. Alifatri, S. Sulha, Suharsono, (2020).The status of Indonesian coral reefs 2019, Research Center for Oceanography - Indonesian Institute of Sciences, Jakarta. 1–88. (http://lipi.go.id/publikasi/the-status-of-indonesian-coral-reefs-2019/35074)
Hockings, M., Stolton, S., Leverington, F., Dudley, N., & Courrau, J. (2006). Evaluating Effectiveness: A Framework for Assessing Management Effectiveness of Protected Areas 2nd Edition. WCPA Best PracticeProtected Areas Guidlines. Gland: IUCN.
Kordi, M.G.H. (2010). Ekosisem Terumbu Karang;Potensi, Fungsi dan Pengelolaan. Jakarta. PT Rineka Cipta.
Kunzmann, D. (2001). Corals, Fishermen and Tourists. Jurnal Pesisir dan Lautan, 4(1), 17-23.
LIPI. (2022). Strategi dan Program Pengelolaan Terumbu Karang. http://coremap.or.id/strategi/404 (Diakses Tanggal 29 April 2022).
Makmur. (2013). Teori Manajemen Stratejik dalam Pemerintah dan Pembangunan. Bandung. PT Refika Aditama.
Razak, T. B., Boström-Einarsson, L., Alisa, C. A. G., Vida, R. T., & Lamont, T. A. (2022). Coral reef restoration in Indonesia: A review of policies and projects. Marine Policy, 137, 104940.
Sorensenm J.C. & McCreary. (1990). Coast, Institutional, Arrangement for managing Coastal Resources. University of California-Berkeley.
Subhan, B. (2014). Bisakah Transplansi Karang Perbaiki Ekosistem Terumbu Karangi?. Institut Pertanian Bogor.Jurnal.
Sukmara, A., Crawford, B.R., & Pollnac, R.B. (2001). Panduan Pemantauan Terumbu Karang Berbasis Masyarakat. Jakarta. Proyek Pesisir, CRC/URI CRMP, NRM, Secetariat Ratu Plaza Building.
Tuwo, A. (2011). Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut. Brilian Internasional, Surabaya.
Yunus, E. (2016). Manajemen Strategis. Yogyakarta. CV Andi Offset.
Téléchargements
Fichiers supplémentaires
Publiée
Numéro
Rubrique
Licence

Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Â
Copyright Transfer TermsThe author in submitting online understands that if the manuscript is accepted for publication, the copyright of the manuscript will be given to the Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) as the publisher of the journal.
Copyright includes the exclusive right to reproduce and distribute the article in all forms of media, including reprints, photographs, microfilm and other similar reproductions and translations thereof.