BIOLOGI REPRODUKSI MADIDIHANG (Thunnus albacares Bonnaterre, 1788) DI SAMUDRA HINDIA BAGIAN TIMUR

Penulis

  • Gussasta Levi Arnenda Loka Penelitian Perikanan Tuna Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan
  • Irwan Jatmiko Loka Penelitian Perikanan Tuna Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan
  • Afriana Kusdinar Sekolah Tinggi Perikanan

DOI:

https://doi.org/10.15578/jkpt.v1i2.7261

Kata Kunci:

Madidihang, tingkat kematangan gonad, GSI, panjang pertama kali matang gonad

Abstrak

Madidihang (Thunnus albacares)adalah salah satu hasil tangkapan penting bagi nelayan di Samudra Hindia.Penelitian inibertujuan untuk mengetahui aspek biologi reproduksi madidihang yaitu: tingkat kematangan gonad, dugaan musim pemijahan dan panjang pertama kali matang gonad (Lm).Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari hingga November 2016 dengan dengan mengambil sampel gonad di beberapa tempat pendaratan ikan yaitu: Padang, Palabuhanratu, Cilacap, Kedonganan, Benoa, Tanjung Luar dan Kupang. Sebanyak191 ekor madidihang dikumpulkan dengan sebaran panjang cagak 54-162 cm dan rata-rata panjang cagak 131 cm.Tingkat kematangan gonad (TKG) madidihang yang tertangkap didominasi oleh TKG IV sebesar 50%, diikuti oleh TKG I (31%), TKG III (9%), TKG II (7%) dan TKG V (3%). Rata-rata Gonadosomatic index (GSI) madidihang adalah 1,03 (0,11-7,81). Sebaran GSI tiap bulan menunjukkan bahwa GSI tertinggi terjadi pada bulan November sebesar 1,32 sedangkan terendah terjadi pada bulan Juni sebesar 0,74.Panjang pertama kali matang gonad terjadi pada ukuran 94,6 cm (82,7-108,2). Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi basis data untuk mendukung pengelolaan perikanan madidihang secara lestari.

Diterbitkan

2019-01-03