Hubungan Patron-Klien pada Usaha Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon) dan Bandeng (Chanos chanos) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.15578/marina.v7i2.5755Kata Kunci:
patron-klien, budidaya, IndramayuAbstrak
Tujuan penulisan adalah untuk menggambarkan dinamika hubungan patron-klien pada pelaku usaha perikanan budidaya, khususnya antara bakul (pengumpul) dengan langgan (pembudidaya polikultur udang dan bandeng) di Kabupaten Indramayu. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Analisis data dilakukan dengan pendekatan teori patron-klien dari James Scott (1972). Penelitian dilakukan pada tahun 2012 dengan jenis data yang dikumpulkan adalah data sekunder dan primer. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan cara mencatat dan mempelajari dokumen tertulis dan laporan-laporan, sedangkan data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan para pelaku usaha perikanan budidaya polikultur udang-bandeng yang terlibat dalam pola hubungan patron-klien. Hasil penelitian menunjukkan dalam hubungan patron klien, pengumpul bertindak sebagai pihak patron yang memilki modal (capital), kekuasaan (power), status, wewenang dan pengaruh terhadap pembudidaya (langgan). Pembudidaya merupakan subordinat, diposisikan sebagai klien, yakni sebagai bawahan dari si patron. Hubungan patron-klien ini bersifat dominatif dan sengaja dipelihara patron (pengumpul) agar klien (pembudidaya) menjadi tergantung dan terus menyediakan pasokan hasil budidayanya.Referensi
Anonim. 2010. Patron Klien di Indonesia. (http://www.pensa-sb.info/patron-klien-di-indonesia/, diakses pada tanggal 26 September 2012).
______. 2011. Masalah Hubungan Patron Klien di Desa Nangsri Karanganyar. (http://www.fisip.uns.ac.id/ diakses pada tanggal 26 September 2012).
Atjo, A. S., dan M. Yusuf. 2011. Artikel Penyuluhan Tahapan Polikultur Udang Windu. Diakses dari http://www.pusluh.kkp.go.id/ pada tanggal 25 September 2012.
Badan Perencanaan dan Pengembangan Daerah Kabupaten Indramayu. 2011. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daeah (RPJMD) Kabupaten Indramayu. Badan Perencanaan dan Pengembangan Daerah Kabupaten Indramayu. Indramayu.
Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. 2012. Kajian Pengembangan Kawasan Minapolitan Perikanan Budidaya dan Pengembangan 7 Komoditas Budidaya. Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Jakarta.
Creswell, J. W. 1997. Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Traditions. SAGE Publications, Inc. California
Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu. 2011. Laporan Akhir Kegiatan Penyusunan Master Plan Kawasan Minapolitan Kabupaten Indramayu. Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu. Indramayu.
Humaedi, M. A. 2010. Jeragan Nemen : Dinamika Hubungan Bakul-Langgan dalam Perspektif Politik Indonesia. Jurnal Masyarakat Indonesia XXXVI(2). Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta.
Rustiansyah. 2011. Hubungan Patron Klien di Kalangan Pembudidaya Desa Kebonrejo. Universitas Airlangga. Surabaya.
Scott, J.C. 1972. The Erosion of Patron-Client Bonds and Social Change in Rural Southeast Asia. The Journal of Asian Studies. 32(1) November 1972. Association for Asian Studies Stable.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
(1)Â Copyright of the published articles will be transferred to the journal as the publisher of the manuscripts. Therefore, the author confirms that the copyright has been managed by the publisher.
(2) Publisher of Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan is Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic
(3)  The copyright follows Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) : This license allows to Share — copy and redistribute the material in any medium or format, Adapt — remix, transform, and build upon the materi