Profil Usaha Budidaya Ikan Lele di Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.15578/marina.v6i2.5812Kata Kunci:
minapolitan, Bogor, lele, perikananAbstrak
Penetapan kawasan Minapolitan untuk meningkatkan produksi perikanan menjadi 353% pada 2014 memerlukan kesiapan infrastruktur dan kebijakan dilapangan. Kabupaten Bogor telah ditetapkan sebagai kawasan Minapolitan budidaya air tawar dengan lele sebagai komoditas utama. Namun Pengembang biakan lele membutuhkan perbandingan satu banding satu, sehingga untuk menghasilkan berat lele tertentu menbutuhkan pakan yang cukup banyak. Untuk itu perlu adanya evaluasi setiap tahunnya untuk melihat kesiapan program Minapolitan tersebut khususnya Minapolitan Budidaya. Sedangkan pemilihan responden bersifat random purposive sampling. Analisis deskriptif yang dipakai untuk menjelaskan keadaan dan gejala yang terjadi. Penelitian berlangsung di Kabupaten Bogor. Dengan tingginya harga pangan dan rendahnya harga jual, maka banyak pembudidaya di kabupaten bogor yang gulung tikar dan tidak sanggup untuk melanjutkan budidaya lele tersebut. Operasional untuk produksi lele tersebut tidak menutupi karena luas lahan yang tidak begitu besar dan jumlah lahanya yang sedikit menyebabkan biaya pakan cukup tinggi karena tidak di beli dalam jumlah banyak. Pembesaran yang bertahan adalah milih perseorangan dan mempunyai jumlah kolam yang lebih dari 5 unit. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah perlu diadakannya pelatihan kembali cara pembudidaya yang baik dan benar, memperkuat kelembagaan pembudiaya, membentuk lembaga pemasaran yang bisa menyetabilkan harga dan meningkatkan harga jual ke pasaran, serta menyetabilkan harga bahan pakan agar dapat meningkatkan daya saing penjualan lele.Referensi
Ahmad, T. et. al. 2007. Budidaya Bandeng Secara Intensif. Penebar Swadaya. Depok. hal 79-89.
Ajib, K. 2009. Tingkat Konsumsi Ikan Naik. Info Makan Ikan. http://aa-ikan.blogspot.com/2009/09/tingkat-konsumsi-ikan-naik.html. diakses tanggal 23 Juli 2011.
Anonimous. 2011. Peluang Usaha & Prospek Pasar Ikan Lele. http://www.ikanlele.net/peluang-usahaprospek-pasar-lele-p-62.html. diakses tanggal 23 Juli 2011.
_________. 2009. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.PER.05/MEN/2009 Tentang Skala Usaha diBidang Pembudidayaan Ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta.
_________. 2010. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan. No. 32 Tentang Pentapan Lokasi Minapolitan. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta.
Mahyuddin, K. 2009. Panduan Lengkap Agribisnis Lele. Penebar Swadaya. Depok. hal. 30-33, 95, 152-160.
Martoyo, J.; A. Nugroho dan T. Winanto. 2006. Budidaya Tripang. Penebar Swadaya. Depok. hal. 58-62.
Ruslan. 2011. Target Peningkatan Perikanan 353 Persen Terancam gagal. (http://www.antaranews.com/berita/1271174784/target-peningkatanperikanan-353-persen-terancam-gagal. diakses tanggal 25 Januari 2011).
Widodo, H. et. al. 2008. Udang Vannamei. Penebar Swadaya. Depok. hal. 70-73.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
(1)Â Copyright of the published articles will be transferred to the journal as the publisher of the manuscripts. Therefore, the author confirms that the copyright has been managed by the publisher.
(2) Publisher of Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan is Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic
(3)  The copyright follows Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) : This license allows to Share — copy and redistribute the material in any medium or format, Adapt — remix, transform, and build upon the materi