Kajian Hidro-Oseanografi di Perairan Kabupaten Karawang

Penulis

  • Firman Agus
  • Liliek Soeprijadi Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang
  • Roberto Pasaribu

DOI:

https://doi.org/10.15578/plgc.v1i1.8653

Kata Kunci:

hidro oceanografi, arus, gelombang, pasang surut

Abstrak

Pantai Karawang merupakan salah satu wilayah yang memiliki kesuburan perairan dan potensi sumber daya ikan yang cukup baik. Kondisi hidro-oseanografi yang meliputi arus laut, gelombang laut, dan pasang surut sampai saat ini belum dipublikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kondisi hidro-oseanografi wilayah tersebut. Pengamatan kondisi hidro-oseanografi dilaksanakan pada bulan September 2017 di 3 kecamatan. Secara umum perairan kabupaten Karawang mempunyai kedalaman berkisar antara 0-20 meter. Pada bagian pinggir pantai mempunyai kedalaman antara 0-5 meter. Peta batimetri perairan kabupaten Karawang memperlihatkan morfologi yang berbentuk punggungan berselingan dengan cekungan kemiringan lereng yang relatif datar. Berdasarkan pengamatan dan hasil pengolahan data, parameter hidro-dinamika di perairan kabupaten Karawang memiliki tinggi gelombang laut antara 2,0-3,0 m dengan arah dari timur menuju Barat, kecepatan arus antara 0,125-0,167 m/detik dengan arah arus membentang dari Timur-Barat sedangkan rata-rata ketinggian pasang 0,446 m dan surut 0,349 m.

Referensi

Aziz, M. F. (2006). Gerak Air di Laut. Jurnal Oseana, 31(4), 9-21.

Duxbury, A., Alyn, B., Duxbury, C., & Sverdrup, K. A. (2002). Fundamentals of Oceanography-4th Ed. New York: McGraw-Hill Publishing.

Hidayat, N. (2005). Kajian hidro-oseanografi untuk deteksi proses-proses fisik di pantai. Jurnal SMARTek, 3(2), 73-85.

Lolong, M., & Masinambow, J. (2011). Penentuan karakteristik dan kinerja hidro oceanografi pantai (Study Kasus Pantai Inobonto). Jurnal Ilmiah Media Engineering, 1(2), 127-134.

Nining, S. N. (2002). Oseanografi Fisis. Kumpulan Transparansi Kuliah Oseanografi Fisika, Program Studi Oseanografi, ITB.

Pemerintah Daerah Karawang. (2003). Rencana Detail Tata Ruang Karawang. Karawang: Pemda Karawang.

Wisha, U. J., & Kusumah, G. (2019). Faktor hidro-oseanografi terhadap distribusi air tawar bersuhu rendah dekat pantai sekitar lokasi keluaran air tanah lepas pantai (KALP) di perairan Lombok Utara, Indonesia. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia, 4(3), 145-154.

Wuaten, J., Tatontos, Y. V., & Kumaseh, E. I. (2018). Analisis kondisi hidro oseanografi di perairan Teluk Tahuna kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Ilmiah Tindalung, 4(2), 50-52.

Diterbitkan

2020-01-24

Terbitan

Bagian

Articles