Kajian Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Kelurahan Hajoran Induk Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara

Auteurs

  • Siti Rahmadani Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli
  • Juliana Pebrina Siburian Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli

DOI :

https://doi.org/10.15578/plgc.v1i2.8871

Mots-clés :

Hajoran induk, kajian sosial ekonomi, masyarakat pesisir

Résumé

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir di Kelurahan Hajoran Induk Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif berdasarkan metode survei. Sampel diambil dengan metode proporsional area random sampling. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan nelayan tergolong rendah yaitu tamat SD/sederajat, status kepemilikan rumah sendiri dengan jenis papan dengan jumlah anggota keluarga 4 - 6 orang. Tingkat kesejahteraan keluarga yang rendah disebabkan oleh tingkat pendapatan yang rendah dari anggota keluarga. Dengan demikian masyarakat pesisir di Kelurahan Hajoran Induk tergolong miskin dengan tingkat pendapatan yang tergolong rendah.

Biographie de l'auteur

Siti Rahmadani, Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli

Dosen di Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan

Références

Adiotomo, S.M., & Samosir, O.B. (Eds). (2011). Dasar-Dasar Demografi. Jakarta: Salemba Empat.

Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Tapanuli Tengah Dalam Angka 2017. Pandan: BPS Kab. Tapanuli Tengah.

Miligan et.al. (2006). Family Wilbeing Indicators from the 1981-2001 New Zealand Censuses. Statistics New Zealand.

Pande, P.E.A., & Karmini, N. L. (2014). Pengaruh Pendapatan, Jumlah Anggota Keluarga, dan Pendidikan Terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga Miskin di Kecamatan Gianyar. Jurnal Zoostek, 34 (1), 39-48.

Putri, A.D., & Setiawina, N.D. (2013). Pengaruh Umur, Pendidikan, Pekerjaan Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Miskin di Desa Bebandem. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan, 2 (4), 173-180.

Rahim. A., & Hastuti. D.R.W. (2007). Ekonomi Pertanian. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rahman, A. A., & Alhifni, A. (2018). Analisis Kebutuhan Nelayan Terhadap Pembiayaan LKMS. Jurnal Syarikah, 4 (2), 152-162.

Salladien. (2003). Strategi Pembangunan Kependudukan dan Kebijakan yang Ditempuh di Era Global. Malang: Universitas Negeri Malang.

Simanjuntak, S., & Pinem, K. (2013). Keadaan Sosial Ekonomi Pengrajin Ikan Asin di Desa Hajoran Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jurnal Geografi, 5 (1), 135-148.

Soekartawi. (2012) Faktor-faktor Produksi. Jakarta: Salemba Empat.

________. (1998). Analisis Usaha Tani. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Suhardan, D., Riduwan., & Enas. (2012). Ekonomi dan Pembiayaan Pembangunan. Bandung: Alfabeta.

Syafrini, D. (2014). Nelayan Vs Rentenir Studi Ketergantungan Nelayan terhadap Rentenir pada Masyarakat Pesisir. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 1 (2), 67-74.

Usman, R., & Abdi (2012). Metode Penelitian Sosial dan Ekonomi Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.

Vebriyanti, D. (2014). Kondisi Sosial Ekonomi Dan Pemberdayaan Nelayan Tangkap Kota Tegal, Jawa Tengah. Jurnal Kependudukan Indonesia, 9(1), 45-58.

Téléchargements

Publiée

2020-05-30

Numéro

Rubrique

Articles