Pengaruh Penambahan Gracilaria sp. terhadap Mutu Sosis Ikan Bandeng (Chanos chanos)
DOI:
https://doi.org/10.15578/plgc.v1i2.8884Keywords:
Gracilaria sp, mutu, sosis ikan bandengAbstract
Sosis ikan mengandung protein tinggi yang dapat bermanfaat bagi pertumbuhan anak. Sosis ikan dapat dikombinasikan dengan sumber gizi lain untuk meningkatkan nilai gizinya. Penambahan Gracilaria sp. dalam pembuatan sosis ikan bandeng dapat meningkatkan nilai gizi dan kandungan serat pangannya (dietary fiber). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan bubur Gracilaria sp. dan daging ikan bandeng yang disukai panelis, dan pengaruh penambahan konsentrasi bubur Gracilaria sp. terhadap kadar proksimat dan zat besi pada sosis ikan bandeng. Objek penelitian dibagi menjadi 2 (dua) kelompok percobaan yaitu: A0, kelompok kontrol (sosis ikan bandeng tanpa penambahan bubur Gracilaria sp.) dan A1, kelompok sosis ikan bandeng dengan penambahan bubur Gracilaria sp. Penambahan bubur Gracilaria sp. sebanyak 1 : 8 (70 g : 580 g) dari berat lumatan daging ikan menghasilkan produk yang disukai oleh panelis dengan penambahan bubur Gracilaria sp. dapat meningkatkan nilai tekstur dan gel forming ability, serta dapat meningkatkan kadar serat pada sosis, namun mempengaruhi penurunan kadar protein dan lemak.References
Abdulrahman. (1987). Teknologi Pengolahan Surimi. Jakarta: Balai Bimbingan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan.
Anggraeni, D. (2014). Rasio Tepung Porang (Amorphophallus Muelleri Blume) sebagai Bahan Pengikat: Tepung Maizena sebagai Bahan Pengisi Terhadap Karakteristik Sosis Ayam [Doctoral dissertation] Malang: Universitas Brawijaya. http://repository.ub.ac.id/149545/
[AOAC] The Association of Official Analytical Chemists. (1990). Official Methods of Analysis, 15th Edition. USA: The Association of Analytical Chemists, Inc.
[BPS] Badan Pusat Statistik. (2015). Kabupaten Karawang dalam Angka. Karawang: Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. https://karawangkab.bps.go.id/statictable/2016/11/04/112/produksi-perikanan-budidaya-dirinci-menurut-jenis-ikan-dan-budidaya-di-karawang-2015.html
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (2013). SNI 7755: 2013 Sosis Ikan. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Burry, S., Tato, I., Nunes, M., Morais, R. (2011). Functional Vegetable-Based Sausages for Consumption by Children. Food and Nutrition Sciences, 2011(2), 494-501. https://repositorio.ucp.pt/handle/10400.14/7570
Chaidir, A. (2007). Kajian Rumput Laut sebagai Sumber Serat Alternatif untuk Minuman Berserat [tesis]. Bogor: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.
Direktorat Gizi Masyarakat. (2016). Buku Pedoman Pencegahan Anemia Rematri dan WUS. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://cegahstunting.id/wp-content/uploads/2018/01/Buku-Pedoman-Pencegahan-Anemia-Rematri-dan-WUS.pdf
Hafiludin, H. (2015). Analisis Kandungan Gizi pada Ikan Bandeng yang Berasal dari Habitat yang Berbeda. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 8(1), 37-43. https://ecoentrepreneur.trunojoyo.ac.id/jurnalkelautan/article/view/811
Kharisma, M., Dewi, E. N., & Wijayanti, I. (2016). Pengaruh Penambahan Isolat Protein Kedelai yang Berbeda dan Karagenan Terhadap Karakteristik Sosis Ikan Patin (Pangasius pangasius). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 5(1), 44-48. Https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpbhp/article/view/10817
Norziah, M. H., & Ching, C. Y. (2000). Nutritional Composition of Edible Seaweed Gracilaria changgi. Food chemistry, 68(1), 69-76. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0308814699001612
Princestasari, L. D., & Amalia, L. (2015). Formulasi Rumput Laut Gracilaria Sp. dalam Pembuatan Bakso Daging Sapi Tinggi Serat dan Iodium. Jurnal Gizi dan Pangan, 10(3), 185-196. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jgizipangan/article/view/11582
Poernomo, D., Suptijah, P., & Nantami, N. (2011). Karakteristik Sosis Rasa Ayam Dari Surimi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Dengan Penambahan 106 Isolat Protein Kedelai. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 14(2), 106-114. https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jphpi/article/view/5319
Rauf, N. H., Sulistijowati, R. S., & Harmain, R. M. (2015). Mutu Organoleptik Sosis Ikan Lele yang Disubtitusi dengan Rumput Laut. Jurnal Nike, 3(3), 125-129. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/nike/article/view/1323
Rosyidi, D., Widati, A. S., & Prakoso, J. (2008). Pengaruh penggunaan rumput laut terhadap kualitas fisik dan organoleptik chicken nuggets. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, 3(1), 43-51. http://repository.ub.ac.id/136473/
Sulistyaningrum, T. W. (2015). Kajian penambahan karaginan dari rumput laut (Eucheuma cottoni) terhadap sifat-sifat organoleptik sosis ikan Lele (Clarias gariepinus). Jurnal Ilmu Hewani Tropika (Journal Of Tropical Animal Science, 4(2), 66-70. https://unkripjournal.com/index.php/JIHT/article/view/73
Waluyo, W., Permadi, A., Fanni, N. A., & Soedrijanto, A. (2019). Analisis Kualitas Rumput Laut Gracilaria verrucosa di Tambak Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Grouper, 10(1), 32-41. http://grouper.unisla.ac.id/index.php/grouper/article/view/50