EFISIENSI SALURAN PEMASARAN IKAN LAYANG (Decapterus russelli) HASIL PENANGKAPAN PURSE SEINE DI PPN SIBOLGA

Penulis

  • Jerry Hutajulu Politeknik Ahli Usaha Perikana
  • Ade Pratama Berasa Politeknik Ahli Usaha Perikana
  • Eli Nurlaela Politeknik Ahli Usaha Perikana
  • Rahmat Mualim Politeknik Ahli Usaha Perikana
  • Hery Choerudin Politeknik Ahli Usaha Perikana
  • Talim Sumarno Politeknik Ahli Usaha Perikana
  • Syarif Syamsudin Politeknik Ahli Usaha Perikana

DOI:

https://doi.org/10.15578/psnp.11929

Kata Kunci:

Fisherman share Analysis, Ikan Layang, Saluran Pemasaran

Abstrak

Daerah tujuan pemasaran ikan layang yang merupakan hasil tangkapan Purse Seine dan didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga meliputi wilayah di sekitar Kota Sibolga, wilayah Tapanuli Tengah, wilayah Tapanuli Utara, wilayah Tapanuli Selatan dan termasuk juga dalam pasar ekspor. Pemasaran ikan layang di Sibolga sangat bergantung terhadap lembaga pemasarannya  yang melakukan kegiatan pemasaran komoditas tersebut. Lembaga pemasaran sangat mempengaruhi harga ikan layang dimana dapat dilihat dari saluran distribusi dan fungsi pemasaran yang terbentuk dan dilakukan oleh lembaga  pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pemasaran, pembagian hasil dan tingkat efisiensi pemasaran komoditas ikan layang yang ditangkap menggunakan alat penangkap ikan Purse Seine kemudian didaratkan di PPN Sibolga dengan menggunakan analisis fisherman share dan efisiensi pemasaran. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18 Maret sampai 30 Mei tahun 2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis fisherman share untuk mengetahui pembagian hasil penangkapan ikan layang serta analisis efisiensi pemasaran untuk mengetahui tingkat efisiensi pemasarannya. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat empat pola saluran pemasaran ikan layang yang didaratkan di PPN Sibolga, yaitu (1) pengepul, (2) pengepul – pengecer pasal lokal, (3) pengepul – pedagang grosir, dan (4) pedagang grosir – pengecer luar. Nilai Fisherman share setiap saluran pemasaran pada musim puncak, peralihan dan musim paceklik dinyatakan efisien karena memiliki nilai diatas 50%. Tingkat efisiensi pemasaran pada musim puncak, peralihan dan musim paceklik diketahui bahwa hanya saluran pemasaran keempat (pedagang grosir – pengecer luar) yang tidak efisien karena memiliki efisiensi pemasaran diatas 5%.

Diterbitkan

2022-12-27