Strategi Pengembangan Penangkapan Rajungan (Portunus pelagicus) dengan Bubu di Muara Gembong Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.15578/bjsj.v5i1.11392Keywords:
Bubu Rajungan, Stakeholder, Strategi, SWOT, QSPMAbstract
Penelitian ini bertujuan mencari strategi dan mengambil prioritas strategi yang dapat dilakukan dalam upaya mengembangkan perikanan rajungan di perairan Teluk Jakarta, khususnya bagi nelayan Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Bubu rajungan dari beberapa aspek internal dan eksternal menunjukan bahwa alat tangkap ini adalah alat tangkap yang ramah lingkungan di bandingkan dengan alat penangkap rajungan lainya seperti payang dan arad. Penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu pada bulan Januari - Februari 2021 di Kec. Muara Gembong, Kabupaten Bekasi - Provinsi Jawa Barat. Metode strategi yang digunakan adalah analisis SWOT dengan pendekatan Strength, Weakness, Opportunity, Threats (SWOT) serta menggunakan metode Quantitative Strategic Planing Matrix (QSPM) dalam memilih prioritas strategi. Strategi terpilih adalah Stength Opportunity (SO), prioritas strateginya adalah Modernisasi alat tangkap dengan nilai Total Attractive Score (TAS) 4,2439, pengendalian jumlah alat tangkap (4,0715), peningkatan kapasitas SDM nelayan (3,6098) serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung (3,317).
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License

Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Â
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.
Â